Pertamina Papua Gelar Edukasi Gizi Berbasis Pangan Lokal untuk Cegah Stunting di Jayapura
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku aktif menggelar Edukasi Gizi Pertamina Papua berbasis pangan lokal di Jayapura, berupaya serius mencegah stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Simak inovasi menu sehatnya!
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Integrated Terminal (IT) Jayapura baru-baru ini meluncurkan program edukasi gizi. Program ini secara khusus menyasar para kader posyandu dan masyarakat di Kota Jayapura. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman mendalam tentang pentingnya gizi berbasis pangan lokal.
Inisiatif ini merupakan bagian integral dari program CSR Posyandu Berdaya yang digagas Pertamina. Program tersebut berfokus pada penguatan kapasitas kader dalam pengolahan bahan pangan lokal secara inovatif. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata dalam pencegahan stunting di wilayah tersebut.
Kegiatan edukasi ini dilaksanakan di Pantai Base-G, Jayapura, pada Minggu, 22 Februari. Pertamina menggandeng Jungle Chef Papua Charles Toto untuk memberikan pelatihan praktis. Pelatihan ini mencakup demonstrasi masak menggunakan berbagai bahan pangan lokal yang kaya nutrisi.
Inovasi Pangan Lokal untuk Gizi Optimal
James W. Muabuay, IT Manager Jayapura, menjelaskan bahwa program ini awalnya menyasar Posyandu Imbi. Lokasi tersebut dianggap sebagai ring satu operasional Pertamina. Namun, ia menegaskan bahwa Pertamina tidak menutup kemungkinan untuk memperluas jangkauan program ke lokasi lain di masa mendatang.
Muabuay menekankan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan. Pendekatan multidimensional menjadi sangat krusial dalam upaya ini. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan pemahaman gizi di tingkat keluarga.
Melalui program Edukasi Gizi Pertamina Papua ini, pihaknya berharap dapat mendorong inovasi dalam pengolahan pangan lokal. Inovasi tersebut harus tetap mempertahankan cita rasa yang lezat. Selain itu, tampilan makanan juga perlu dibuat menarik agar lebih disukai oleh anak-anak.
Muabuay menambahkan bahwa pemenuhan gizi berkualitas merupakan fondasi utama. Fondasi ini penting untuk membangun generasi Jayapura yang sehat, cerdas, dan unggul. Program Posyandu Berdaya Imbi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka stunting serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setempat.
Kreasi Menu Sehat dari Bahan Lokal Bersama Chef Charles Toto
Dalam mendukung program ini, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkolaborasi dengan Jungle Chef Papua Charles Toto. Chef Charles Toto bertugas memberikan pelatihan serta demonstrasi masak. Fokusnya adalah pada pemanfaatan bahan pangan lokal yang melimpah di Papua.
Bahan-bahan yang diperkenalkan meliputi keladi, daun gedhi, sayur lilin, alpukat, dan aneka ikan. Chef Charles Toto menunjukkan bagaimana bahan-bahan sederhana ini dapat diolah menjadi menu modern. Tujuannya agar lebih menarik dan disukai, terutama oleh anak-anak.
Sebagai contoh, Chef Charles Toto mendemonstrasikan pembuatan "Sushi Keladi". Dalam kreasi ini, keladi tumbuk digunakan sebagai pengganti nasi. Daun gedhi berfungsi sebagai pengganti nori. Sementara itu, isiannya berupa ikan dan sayuran. Kombinasi ini menyediakan sumber protein, lemak sehat, dan serat yang esensial.
Chef Charles Toto menegaskan bahwa dengan sedikit kreativitas, bahan-bahan yang tersedia di sekitar rumah dapat diubah menjadi hidangan sehat. Hidangan ini tidak hanya bergizi tetapi juga memiliki daya tarik bagi anak-anak. Pengetahuan ini diharapkan dapat diteruskan oleh kader posyandu kepada masyarakat luas. Harapannya adalah untuk mendukung program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi berbagai kelompok usia, termasuk anak sekolah, remaja, dan lansia.
Sumber: AntaraNews