Penyedia Transportasi Online Diminta Gandeng Polisi Kembangkan Emergency Button
Tujuannya, melindungi keselamatan penumpang maupun pengemudi taksi online.
Tujuannya, melindungi keselamatan penumpang maupun pengemudi taksi online.
Penyedia Transportasi Online Diminta Gandeng Polisi Kembangkan Emergency Button
Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap, M pengemudi taksi online yang diduga melakukan penculikan sekaligus penganiayaan dan pemerasan senilai Rp100 juta terhadap CP yang merupakan penumpangnya. M diamankan Tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat di area Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (29/3) dini hari.
Dengan adanya kasus ini, Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni berharap ke depan penyedia transportasi online bisa menggandeng kepolisian untuk membuat fitur tombol darurat atau emergency button.
Tujuannya, melindungi keselamatan penumpang maupun pengemudi taksi online.
"Saya harap ada sistem semacam ‘tombol darurat’ di aplikasi guna melindungi customer maupun driver, dari hal-hal berbahaya seperti ini,” kata Sahroni, Senin (1/4).
Kendati begitu, politikus Partai Nasdem ini mengapresiasi langkah yang telah dilakukan kepolisian maupun penyedia taksi online yang telah responsif menangani kasus CP.
“Apresiasi kepada pihak kepolisian yang dengan cepat langsung bisa meringkus pelaku. Ini menunjukkan komitmen polisi dalam menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan transportasi umum. Jadi masyarakat jangan khawatir,” ujar Sahroni.
Menurutnya, pihak taksi online tempat M bekerja bisa memberikan respon yang baik dengan berkoordinasi kepada pihak kepolisian.
"Sebagai penyedia layanan juga sangat luar biasa, responsif serta mendahulukan kepentingan dan keselamatan customer. Ini yang kita harapkan, tidak defensif sama sekali. Sehingga koordinasi dengan aparat kepolisian pun jadi mudah, tidak ada yang berusaha ditutup-tutupi atau dikaburkan,” tuntasnya.
Sebelumnya, aksi percobaan penculikan dan pemerasan dengan kekerasan dialami CP. Kejadian bermula saat dirinya memesan taksi online dari kawasan Jakarta Barat menuju rumahnya.
Namun, di tengah jalan Ia mendapatkan percobaan penculikan dan pemerasan dengan kekerasan yang diduga dilakukan M.
Akibatnya, CP mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Atas kejadian itu, CP melapor ke Polda Metro Jaya.