Penjelasan Dishub Jakarta soal Heboh Rano Karno Parkir Sembarangan di Area Stasiun MRT
Rano Karno diduga parkir sembarangan di area Stasiun MRT Lebak Bulus.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo buka suara soal heboh Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno yang diduga parkir sembarangan di area Stasiun MRT Lebak Bulus.
Syafrin mengatakan, saat kejadian Rano Karno harus turun lebih cepat dari mobil karena antrean panjang yang sudah terjadi sebelum dia dan rombongan tiba di area Stasiun MRT Lebak Bulus.
"Melihat antrean yang cukup panjang, Pak Wagub langsung turun agar lebih cepat menaiki MRT dari Stasiun Lebak Bulus menuju Bundaran HI. Kemudian, mobil rangkaian yang membawa Wagub Rano dan rombongan diarahkan langsung bergerak menuju Balai Kota," jelas Syafrin di Jakarta, Sabtu (1/3).
Syafin menyebut, Rano Karno berhenti di tempat berhenti sementara (lay bay) Stasiun MRT Lebak Bulus. Lay bay, kata dia, dibangun untuk mengurangi kemacetan.
"Untuk mengatur alur menurunkan (drop off) penumpang, fasilitas 'lay bay' dibuat agar tidak terjadi penumpukan penumpang yang berpotensi menyebabkan kemacetan,”jelasnya.
Terlebih, dinyatakan tidak ada pengkondisian untuk mengosongkan jalur antrean. Maka dalam kondisi tertentu, seperti saat kondisi sibuk pada pagi dan sore hari, 'lay bay' berpotensi mengalami kelebihan kapasitas karena volume kendaraan berlebih atau berhenti cukup lama yang memicu antrean panjang.
Pemprov Jakarta akan Evaluasi Pengawalan Wagub
Meski demikian, Syafrin menyatakan pihaknya akan terus berkoordinasi terkait kegiatan pengawalan di tempat umum dengan tetap memprioritaskan kenyamanan publik.
"Tentunya ini jadi bahan evaluasi bagi kami bersama semua pihak untuk mengatur aspek teknis dalam pengawalan, maupun setelahnya agar tidak mengganggu kenyamanan warga. Karena ini merupakan fasilitas publik, tentu publik pula yang harus jadi prioritas," tegasnya, dilansir Antara.
Pemerintah Provinsi DKI terus berkomitmen mewujudkan ketertiban umum dalam berlalu lintas demi kenyamanan warga, termasuk dalam hal pengaturan di sekitar tempat pemberhentian transportasi umum, seperti stasiun MRT.