Wagub DKI Yakin Parkir Liar Tanah Abang Tertib dalam Tiga Hari, Polisi Amankan Pelaku

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno optimistis persoalan parkir liar Tanah Abang yang meresahkan dapat tertangani dalam tiga hari, menyusul tindakan tegas dari aparat gabungan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wagub DKI Yakin Parkir Liar Tanah Abang Tertib dalam Tiga Hari, Polisi Amankan Pelaku
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno optimistis persoalan parkir liar Tanah Abang yang meresahkan dapat tertangani dalam tiga hari, menyusul tindakan tegas dari aparat gabungan. (AntaraNews)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan keyakinannya bahwa masalah parkir liar di kawasan Tanah Abang akan dapat diatasi dan kembali tertib dalam waktu tiga hari ke depan. Pernyataan ini disampaikan Rano menyusul maraknya praktik parkir ilegal yang mematok tarif tidak wajar hingga Rp100.000 bagi pengendara.

Penertiban ini melibatkan kolaborasi erat antara Satpol PP, Kepolisian, dan juga dukungan dari TNI untuk memastikan kondisi di lapangan kembali kondusif. Langkah cepat ini diambil mengingat Tanah Abang kini menjadi sangat padat menjelang momen Ramadhan dan Idul Fitri yang meningkatkan aktivitas belanja masyarakat.

Kepadatan tersebut seringkali menyebabkan kemacetan parah, diperparah oleh keberadaan juru parkir liar yang mengambil keuntungan dari situasi tersebut. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan tidak akan menoleransi praktik ilegal ini demi kenyamanan dan ketertiban umum di ibu kota.

Rano Karno dengan tegas menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap keberadaan parkir liar di Tanah Abang. Kondisi saat ini, dengan banyaknya masyarakat yang berbelanja kebutuhan menjelang hari raya, membuat kawasan tersebut sangat rawan kemacetan dan praktik pungli.

Oleh karena itu, tindakan penertiban segera akan dilakukan terhadap para juru parkir liar yang beroperasi di wilayah tersebut. Pihak berwenang akan mengambil langkah-langkah tegas, termasuk penangkapan dan pembinaan bagi para pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran.

"Terpaksa ditindak juga, ada yang ditangkap, dikasih pembinaan. Mudah-mudahan itu akan menjadi jauh lebih baik lagi," ujar Rano, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah parkir liar Tanah Abang secara komprehensif.

Harapannya, melalui upaya penertiban ini, kondisi lalu lintas dan ketertiban umum di Tanah Abang dapat pulih dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman. Ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga citra kota sebagai pusat perdagangan yang tertib.

Menyikapi keresahan publik dan laporan mengenai praktik parkir liar yang meresahkan, pihak kepolisian telah mengambil tindakan cepat di kawasan Tanah Abang. Sebanyak delapan pria yang diduga preman berkedok juru parkir liar berhasil diamankan dalam operasi penertiban.

Para pelaku ini diketahui mematok tarif parkir yang sangat tinggi dan tidak wajar, yaitu Rp100.000 untuk mobil dan Rp60.000 untuk sepeda motor. Praktik ini tentu sangat merugikan masyarakat dan menciptakan ketidaknyamanan bagi pengunjung.

Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, menjelaskan bahwa para pelaku yang tertangkap telah dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Tindakan ini merupakan respons cepat terhadap informasi yang viral di media sosial mengenai pungutan liar tersebut.

"Polsek telah mengambil tindakan terhadap berita viral agar tidak semakin berkembang dan guna menciptakan situasi yg kondusif, dengan membawa tukang parkir yg terindikasi melakukan pungli untuk diambil keterangan," jelas AKBP Dhimas Prasetyo, menegaskan komitmen kepolisian.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi