Penemuan Koper Gegerkan Warga Denpasar, Jibom Sampai Merapat ke Lokasi
Koper mencurigakan itu, diletakkan di depan sebuah salon kecantikan oleh seseorang berjaket ojek online (ojol) dan lalu ditinggalkan.
Penemuan koper tak bertuan yang berlokasi di Jalan Seroja, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, membuat geger warga setempat, pada Sabtu (22/11)
Koper mencurigakan itu, diletakkan di depan sebuah salon kecantikan oleh seseorang berjaket ojek online (ojol) dan lalu ditinggalkan dan koper itu sempat diduga berisi bom oleh warga.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, mengatakan tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Bali, langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan terkait temuan tersebut sekitar pukul 10.00 Wita.
"Setelah diseterilkan oleh unit Jibom Brimob Polda Bali, tidak ditemukan barang yang mencurigakan atau bom di dalam koper. Adapun isi di dalam koper berupa 2 buah mika mainan anak- anak dan 2 buah triplek pintu lemari," kata Kompol Sukadi, Sabtu (22/11).
Kronologisnya, pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 10.00 Wita, telah ditemukan barang mencurigakan berupa koper merek Polo Team di depan salon kecantikan.
Saat itu, pemilik salon melihat ada sebuah koper yang mencurigakan di depan salon, lalu pemilik salon menghubungi pemilik ruko dan memberi tau bahwa di depan salonnya ditemukan sebuah koper yang mencurigakan.
"Lalu pemilik ruko melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Denpasar Utara," imbuhnya.
Pengemudi Ojol Terekam CCTV
Sementara, dari keterangan saksi berinsial KDAK sekitar pukul 08.30 Wita, saat saksi akan membuka bibel tempatnya bekerja, yang mana awalnya saksi melepas rantai pembatas, lalu saksi melihat seorang bapak menggunakan pakaian ojek online memantau CCTV.
Koper Ditinggalkan
Selanjutnya, bapak tersebut langsung menurunkan koper yang dibawanya dan tidak lama kemudian bapak itu langsung meninggalkan koper di TKP.
"Saksi langsung masuk ke tempat kerjanya dan saat keluar hendak menyapu halaman ruko mendapati koper tersebut masih berada di sana," ujarnya.