Pemkab OKU Selatan Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Beri Senyuman Baru Warga
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan menyelenggarakan operasi bibir sumbing gratis dalam rangka HUT ke-22. Inisiatif ini bertujuan memberikan harapan baru dan meningkatkan kualitas hidup penderita bibir sumbing.
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, telah sukses menyelenggarakan operasi bibir sumbing gratis bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis intensif. Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 kabupaten setempat yang jatuh pada tahun 2026.
Operasi kemanusiaan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muaradua, bekerja sama erat dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang OKU Selatan. Inisiatif mulia ini bertujuan secara signifikan untuk meningkatkan derajat kesehatan warga, khususnya anak-anak dan individu dengan kelainan bibir sumbing.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab OKU Selatan, M Rahmattullah, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi seluruh lapisan masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan harapan baru dan mengembalikan kepercayaan diri pasien dengan wajah yang lebih sempurna.
Wujud Nyata Komitmen Kesehatan Daerah
M Rahmattullah, selaku Sekda Pemkab OKU Selatan, menyatakan bahwa pelaksanaan operasi bibir sumbing gratis ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah. Fokus utamanya adalah peningkatan derajat kesehatan masyarakat, terutama bagi penderita bibir sumbing dan langit-langit mulut sumbing yang memerlukan intervensi medis.
Bakti sosial ini berhasil menjangkau puluhan pasien, baik dari kalangan dewasa maupun anak-anak, yang mendapatkan kesempatan operasi tanpa dipungut biaya sepeser pun. Kegiatan ini diharapkan membawa perubahan positif dan signifikan dalam kehidupan para penerima manfaat di seluruh wilayah OKU Selatan.
Ketua IDI Cabang OKU Selatan, Febri Mahadika, dalam laporannya menyampaikan bahwa total 21 peserta berhasil menjalani operasi bibir sumbing gratis dengan lancar. Meskipun awalnya tercatat ada 26 pendaftar, beberapa di antaranya berhalangan hadir sehingga tidak dapat mengikuti prosedur medis yang telah dijadwalkan.
Sebelum tindakan operasi dilakukan, setiap pasien wajib melewati proses skrining dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh oleh tim medis profesional. Hal ini krusial untuk memastikan kondisi medis mereka layak, stabil, dan aman untuk menjalani prosedur operasi yang kompleks.
Harapan Baru dan Peningkatan Kesadaran Masyarakat
Kegiatan operasi bibir sumbing gratis ini tidak hanya berfokus pada aspek penanganan medis semata, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih luas. Lebih dari itu, inisiatif ini diharapkan dapat memberikan harapan baru serta mengukir senyuman bagi penderita bibir sumbing di Kabupaten OKU Selatan.
M Rahmattullah secara khusus mengungkapkan harapannya agar para pasien dapat kembali memiliki kepercayaan diri yang utuh setelah operasi. Dengan memiliki wajah, khususnya pada bagian mulut, yang lebih sempurna, kualitas hidup sosial dan psikologis mereka diharapkan meningkat drastis.
Selain memberikan pelayanan kesehatan langsung, inisiatif ini juga bertujuan untuk secara aktif meningkatkan kesadaran masyarakat luas mengenai isu ini. Pentingnya deteksi dini dan penanganan kelainan bawaan sejak usia dini menjadi fokus utama dalam upaya sosialisasi yang dilakukan.
Melalui upaya kolaboratif yang terjalin erat antara Pemkab OKU Selatan dan IDI Cabang OKU Selatan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang teredukasi dengan baik. Penanganan cepat dan tepat pada kasus bibir sumbing dapat mencegah dampak jangka panjang yang merugikan bagi tumbuh kembang anak.
Sumber: AntaraNews