Pemkab Muara Enim Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Beri Senyuman Baru untuk 19 Pasien

Pemkab Muara Enim sukses menggelar Operasi Bibir Sumbing Gratis bagi 19 pasien, mayoritas anak-anak, dalam rangka HUT ke-79. Inisiatif ini wujudkan komitmen tingkatkan kesehatan masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Muara Enim Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Beri Senyuman Baru untuk 19 Pasien
Pemkab Muara Enim sukses menggelar Operasi Bibir Sumbing Gratis bagi 19 pasien, mayoritas anak-anak, dalam rangka HUT ke-79. Inisiatif ini wujudkan komitmen tingkatkan kesehatan masyarakat. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, baru saja sukses menyelenggarakan operasi bibir sumbing secara gratis bagi masyarakat setempat. Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan pada Minggu, 16 November 2025, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kabupaten Muara Enim. Inisiatif mulia ini bertujuan untuk memberikan penanganan medis yang sangat dibutuhkan oleh penderita bibir sumbing.

Bupati Muara Enim, Edison, menegaskan bahwa program operasi bibir sumbing gratis ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah. Komitmen tersebut berfokus pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan warga yang memiliki kelainan bibir sumbing maupun langit-langit mulut sumbing. Langkah ini diharapkan dapat menjangkau mereka yang kurang mampu secara ekonomi.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Muara Enim berkolaborasi erat dengan Smile Train Palembang, sebuah organisasi yang dikenal aktif dalam mewujudkan operasi bibir sumbing gratis. Kerja sama ini memungkinkan 19 orang pasien, sebagian besar anak-anak berusia 3 bulan hingga 17 tahun, untuk mendapatkan pelayanan operasi tanpa dipungut biaya. Kegiatan ini memberikan harapan baru bagi banyak keluarga di wilayah tersebut.

Kegiatan operasi bibir sumbing gratis ini menjadi salah satu program unggulan Pemkab Muara Enim dalam memperingati hari jadi kabupaten. Bupati Edison menyampaikan bahwa bakti sosial ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan sebuah aksi konkret untuk mengatasi masalah kesehatan yang seringkali diabaikan. Fokus utama adalah memberikan akses layanan kesehatan kepada kelompok rentan.

Sebanyak 19 pasien telah berhasil menjalani prosedur operasi bibir sumbing masal dalam kegiatan ini. Mayoritas pasien adalah anak-anak dengan rentang usia yang bervariasi, mulai dari 3 bulan hingga 17 tahun. Mereka semua berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas di berbagai pelosok Kabupaten Muara Enim, yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan medis ini.

Kerja sama strategis antara Pemkab Muara Enim dan Smile Train Palembang menjadi kunci sukses terselenggaranya operasi bibir sumbing gratis ini. Smile Train dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam menyediakan operasi gratis bagi penderita bibir sumbing di seluruh dunia. Kemitraan ini memastikan standar medis yang tinggi dan dukungan penuh bagi para pasien.

Selain Smile Train Palembang, RSUD dr. HM. Rabain Muara Enim juga berperan penting sebagai fasilitas medis utama. Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim, Eni Zatila, menjelaskan bahwa kolaborasi ini memungkinkan penggunaan fasilitas dan tenaga medis profesional. Hal ini menjamin setiap pasien menerima perawatan terbaik selama proses operasi dan pemulihan.

Operasi bibir sumbing gratis ini menandai sebuah langkah signifikan dalam memberikan harapan dan senyuman baru bagi penderita di Kabupaten Muara Enim. Bupati Edison berharap, melalui kegiatan ini, kepercayaan diri pasien dapat pulih sepenuhnya. Dengan memiliki wajah, khususnya bagian mulut yang sempurna, mereka dapat berinteraksi sosial tanpa rasa minder.

Bupati juga menyampaikan doa dan harapannya agar para pasien yang telah menjalani operasi dapat segera pulih dengan cepat. "Saya doakan agar para pasien yang telah menjalani operasi dapat segera pulih dan tumbuh dengan penuh percaya diri, menjadi generasi penerus yang sehat dan berdaya saing," ujarnya, menekankan pentingnya dukungan pasca-operasi.

Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim, Eni Zatila, turut menyoroti dampak positif jangka panjang dari operasi bibir sumbing ini. Menurutnya, operasi ini sangat krusial bagi masa depan anak-anak penderita bibir sumbing. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa menimbulkan perasaan minder dan menghambat perkembangan sosial mereka, padahal setiap anak memiliki hak dan masa depan yang sama.

Inisiatif operasi bibir sumbing gratis ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi pasien untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan mitra, diharapkan semakin banyak penderita bibir sumbing di Muara Enim yang mendapatkan kesempatan untuk hidup lebih baik dan bermartabat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi