BBPOM Makassar Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan Hingga Kepulauan Selayar
BBPOM Makassar perkuat pengawasan obat dan makanan terpadu di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mendekatkan layanan dan mendukung ekonomi lokal melalui kemudahan perizinan bagi pelaku usaha.
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar memperluas jangkauan layanannya hingga ke Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dengan fokus pada penguatan perlindungan kesehatan masyarakat. Langkah ini dilakukan melalui program pengawasan terpadu obat dan makanan di wilayah kepulauan tersebut, menegaskan komitmen BBPOM dalam memastikan keamanan produk konsumsi.
Kepala BBPOM Makassar, Yosef Dwi Irwan, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan implementasi dari arahan Kepala Badan POM RI untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan memfasilitasi kemudahan perizinan bagi para pelaku usaha di Kepulauan Selayar.
Dalam upaya tersebut, BBPOM tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berperan aktif sebagai mitra bagi masyarakat dan pelaku usaha. Kehadiran BBPOM di Selayar bertujuan memastikan masyarakat memperoleh obat dan makanan yang aman, bermutu, serta bermanfaat, sekaligus mendorong peningkatan daya saing produk Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
Strategi BBPOM Makassar Dekatkan Layanan
BBPOM Makassar mengimplementasikan strategi mendekatkan layanan melalui program "Mantappol Sulsel" (Pengawasan dan Pelayanan Obat dan Makanan Menjangkau Kota hingga Pelosok Sulawesi Selatan). Program ini mengadopsi pendekatan menyeluruh dari hulu hingga hilir dalam pengawasan obat dan makanan.
Yosef Dwi Irwan menegaskan bahwa peran BBPOM melampaui sekadar pengawasan. "Program ini menjadi bagian dari implementasi arahan kepala Badan POM RI untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kemudahan perizinan bagi pelaku usaha," ujarnya di Makassar.
Fokus utama BBPOM adalah memastikan ketersediaan obat dan makanan yang aman serta bermutu bagi masyarakat. Di samping itu, BBPOM juga berupaya mendorong pelaku usaha, khususnya UMK, untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka di pasar.
Ruang Lingkup Pengawasan Terpadu
Pengawasan terpadu yang dilaksanakan oleh BBPOM Makassar mencakup berbagai aspek penting. Kegiatan ini melibatkan inspeksi sarana produksi pangan, rumah sakit, apotek, dan klinik untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan dan kualitas.
Selain itu, BBPOM juga melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi pangan olahan, obat bahan alam, suplemen kesehatan, dan kosmetik yang beredar di masyarakat. Hal ini bertujuan mencegah peredaran produk yang tidak memenuhi standar atau berpotensi membahayakan kesehatan.
Program Mantappol Sulsel juga memadukan pengawasan dengan edukasi masyarakat mengenai pentingnya memilih produk yang aman. Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan serta pendampingan intensif bagi pelaku UMK turut menjadi bagian integral dari upaya ini, guna menciptakan ekosistem produk yang lebih aman dan berkualitas.
Sinergi Pemerintah Daerah dan Dukungan UMKM
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muhtar, menyambut baik inisiatif BBPOM Makassar dan menekankan pentingnya sinergi antara BBPOM dengan pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi ini krusial dalam membangun sistem pengawasan obat dan makanan yang efektif di wilayah tersebut.
Muhtar menjelaskan bahwa keamanan obat dan makanan memiliki korelasi erat dengan kesehatan masyarakat, kualitas sumber daya manusia, serta daya saing daerah. Oleh karena itu, dukungan terhadap program pengawasan terpadu ini menjadi prioritas bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Ia menilai, "Kolaborasi dengan BBPOM di Makassar tidak hanya meningkatkan perlindungan masyarakat dari pangan yang tidak aman, tetapi juga membuka peluang UMKM berkembang melalui pendampingan dan fasilitasi perizinan." Hal ini menunjukkan dampak positif program terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Dukungan BBPOM untuk Hilirisasi Kelapa Selayar
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperkenalkan program strategis "Gerakan Menanam Lima Juta Kelapa" atau Gemerlap. Program ini merupakan upaya untuk mendorong hilirisasi komoditas kelapa, yang menjadi potensi ekonomi besar di Selayar.
Menanggapi program Gemerlap, Yosef Dwi Irwan menyatakan kesiapan BBPOM untuk memberikan dukungan penuh. Dukungan tersebut meliputi pendampingan dalam penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) bagi para pelaku usaha kelapa.
Selain itu, BBPOM juga akan mempercepat proses izin edar untuk berbagai produk turunan kelapa, seperti Virgin Coconut Oil (VCO), minyak kelapa, santan instan, tepung kelapa, hingga gula kelapa. Dukungan ini diharapkan dapat membantu UMK di Selayar untuk mengembangkan produk hilirisasi kelapa dan memperluas pasar mereka.
Sumber: AntaraNews