Pramono Anung: Ekonomi Kreatif Jadi Tumpuan Baru Perekonomian Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan sektor ekonomi kreatif menjadi pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi Jakarta, melengkapi perdagangan dan jasa, demi mewujudkan target kota global 2030.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pramono Anung: Ekonomi Kreatif Jadi Tumpuan Baru Perekonomian Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan sektor ekonomi kreatif menjadi pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi Jakarta, melengkapi perdagangan dan jasa, demi mewujudkan target kota global 2030. (AntaraNews)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa sektor ekonomi kreatif kini menjadi tumpuan baru bagi perekonomian ibu kota. Pernyataan ini disampaikan Pramono di Jakarta pada Sabtu, 4 Juli 2026, menyoroti potensi besar sektor tersebut. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mempercepat transformasi kota.

Pergeseran fokus ekonomi ini bertujuan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan menarik investasi. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan daya saing Jakarta di kancah nasional maupun global.

Pramono menegaskan bahwa pembangunan ekonomi Jakarta tidak lagi hanya bergantung pada sektor perdagangan dan jasa. Kini, sektor ekonomi kreatif, olahraga dan gaya hidup (sports and lifestyle), serta industri MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) turut diperkuat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mempercepat langkahnya untuk menjadikan Jakarta sebagai salah satu dari 50 kota global terkemuka pada tahun 2030. Untuk mencapai visi ambisius ini, strategi pembangunan ekonomi telah diperluas. Tidak hanya bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa yang sudah mapan, Pemprov kini juga mengandalkan sektor ekonomi kreatif sebagai pilar utama.

Selain ekonomi kreatif, sektor lain seperti sports and lifestyle serta industri MICE juga mendapatkan perhatian serius. Ketiga sektor ini dinilai memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu, sektor-sektor ini diharapkan mampu menarik investasi signifikan dan meningkatkan daya saing kota Jakarta secara keseluruhan.

Pramono Anung, yang akrab disapa Pram, menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta. Pihaknya akan terus memberikan dukungan penuh agar seluruh potensi ekonomi ini dapat berkembang secara optimal. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam diversifikasi sumber pertumbuhan ekonomi.

Gubernur Pramono Anung juga mengungkapkan bahwa capaian ekonomi Jakarta terus menunjukkan tren yang positif dan menggembirakan. Pada Triwulan I Tahun 2026, perekonomian Jakarta berhasil tumbuh sebesar 5,59 persen. Angka pertumbuhan ini sangat signifikan, mengingat kontribusinya mencapai 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.

Selain itu, Jakarta juga memegang peran penting dalam transaksi digital nasional. Ibu kota menyumbang sekitar 38 persen dari total transaksi QRIS secara nasional. Keberhasilan ini didukung oleh keberadaan 422.261 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang aktif.

Data-data tersebut secara jelas menunjukkan bahwa fondasi ekonomi Jakarta semakin kokoh dan kuat. Pertumbuhan yang stabil dan kontribusi besar terhadap ekonomi nasional menegaskan posisi strategis Jakarta. Ini juga menjadi indikator keberhasilan berbagai program pembangunan yang telah dijalankan.

Dalam rangka memastikan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong inovasi dan digitalisasi. Upaya ini merupakan kunci untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat dari kemajuan ekonomi.

Di samping itu, Pemprov DKI juga berupaya keras untuk memperkuat daya saing UMKM melalui program JakPreneur. Program ini mencakup berbagai inisiatif penting. Tujuannya adalah peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pembiayaan, perluasan pasar, serta digitalisasi bagi para pelaku UMKM.

Pihak Pemprov ingin memastikan bahwa setiap pelaku UMKM memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan maju. Dengan dukungan yang berkelanjutan ini, UMKM Jakarta diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak utama. Mereka diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baik di tingkat daerah maupun nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi