Bupati Luwu Ajak Mahasiswa KKN Unhas Wujudkan Pengabdian Nyata di Masyarakat
Bupati Luwu Patahudding mendorong mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 untuk mewujudkan pengabdian nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat di Kabupaten Luwu.
Bupati Luwu, Patahudding, secara resmi menerima kedatangan 55 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 pada Sabtu, 4 Juli 2026, di Makassar. Dalam sambutannya, Bupati Patahudding mengajak para mahasiswa untuk fokus pada pengabdian nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Beliau menekankan pentingnya setiap program KKN disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi desa tempat mahasiswa akan mengabdi. Hal ini bertujuan agar kegiatan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat langsung dan mampu membantu pemerintah desa serta masyarakat setempat.
Mahasiswa KKN Unhas diharapkan dapat menyusun dan melaksanakan kegiatan yang relevan, tidak hanya sebagai formalitas. Selain itu, Bupati Patahudding juga mengajak mereka untuk berpartisipasi aktif dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67, menambah semarak perayaan bersama warga.
Pentingnya Pengabdian Nyata KKN Unhas Luwu
Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan bahwa esensi Kuliah Kerja Nyata (KKN) harus termanifestasi melalui program yang konkret dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya membuat program, tetapi juga memastikan relevansinya dengan kondisi dan potensi lokal.
Setiap kegiatan KKN Unhas Luwu diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan yang ada di desa, bukan sekadar agenda rutin. Patahudding menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dengan pemerintah desa untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas serta merancang solusi yang berkelanjutan.
Mahasiswa diimbau untuk menyusun program yang mampu membantu pengembangan desa, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Dengan demikian, kehadiran mahasiswa KKN Unhas dapat menjadi katalisator perubahan positif dan meninggalkan jejak nyata di tengah masyarakat Luwu.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Penempatan Mahasiswa KKN
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Bupati Patahudding menjelaskan program pembiayaan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan yang memungkinkan warga cukup menggunakan KTP untuk akses layanan, menunjukkan komitmen Pemkab.
Sebelumnya, Pemkab Luwu telah mengajukan permohonan penempatan sekitar 500 mahasiswa KKN Unhas agar dapat tersebar di seluruh desa pada delapan kecamatan. Namun, berdasarkan kebijakan Universitas Hasanuddin, Kabupaten Luwu mendapatkan alokasi sebanyak 55 mahasiswa untuk gelombang ini.
Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Luwu, Hidayah, menyampaikan bahwa para mahasiswa KKN Unhas ini akan ditempatkan di delapan kecamatan. Kecamatan tersebut meliputi Bajo Barat, Kamanre, Larompong, Larompong Selatan, Suli, Suli Barat, serta beberapa wilayah lain yang telah ditentukan sebagai lokasi pengabdian selama kurang lebih 45 hari, memastikan jangkauan yang merata.
Sinergi Unhas dan Kabupaten Luwu dalam KKN
Dosen Pembimbing KKN Unhas, Awaluddin, menyoroti hubungan baik yang telah terjalin lama antara Universitas Hasanuddin dan Kabupaten Luwu. Banyak alumni Unhas yang pernah melaksanakan KKN di daerah ini dan kini telah menjadi tokoh penting di berbagai bidang, menunjukkan dampak jangka panjang.
Tradisi pengabdian ini menunjukkan komitmen Unhas dalam berkontribusi pada pembangunan daerah, khususnya di Sulawesi Selatan, melalui program KKN yang berkelanjutan. Kehadiran mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 diharapkan dapat melanjutkan estafet kontribusi positif tersebut dengan inovasi baru.
Sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah ini menjadi kunci keberhasilan program KKN, menciptakan ekosistem yang mendukung. Dengan dukungan penuh dari Pemkab Luwu, mahasiswa memiliki kesempatan luas untuk mengimplementasikan ilmu dan gagasan mereka demi kemajuan masyarakat, sekaligus mendapatkan pengalaman berharga.
Sumber: AntaraNews