Pengawasan Obat Makanan
-
News •Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan, Kepulauan Seribu Gandeng BBPOM Jakarta Tingkatkan Kualitas KesehatanPemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu bersinergi dengan BBPOM Jakarta memperkuat pengawasan obat dan makanan untuk menjamin kualitas kesehatan masyarakat dan wisatawan, serta berencana membentuk Loka POM.
-
News •Kolaborasi Pentaheliks BBPOM Manado Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan PartisipatifBBPOM Manado menegaskan kolaborasi pentaheliks menjadi kekuatan utama dalam pengawasan obat dan makanan partisipatif, mendorong ekosistem pengawasan yang berkelanjutan dan pelayanan publik prima.
-
News •Gubernur Sulsel Apresiasi Penguatan Pengawasan Obat dan Makanan melalui Loka POM Bone di BosowasiGubernur Sulawesi Selatan menyambut baik kehadiran Loka POM Bone yang diharapkan menjadi pusat pengawasan obat dan makanan, termasuk kosmetik tradisional, di wilayah Bosowasi.
-
News •Loka POM Mimika Ingatkan Bahaya Kosmetik Tanpa Izin Edar, Masyarakat Diminta WaspadaMasyarakat Mimika dan Papua Tengah diimbau Loka POM Mimika untuk waspada terhadap peredaran kosmetik tanpa izin edar yang marak ditemukan, demi menjaga kesehatan dan keamanan.
-
News •BBPOM Makassar Diminta Aktif Telusuri Peredaran Kosmetik Berbahaya di Bulan RamadanAnggota DPR RI mendesak BBPOM Makassar untuk lebih aktif menelusuri dan menindak peredaran kosmetik berbahaya serta jamu ilegal yang marak selama Ramadan, demi melindungi kesehatan masyarakat.
-
News •BPOM Ungkap Dampak Ekonomi Pengawasan Obat dan Makanan Capai Rp50,8 TriliunBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat **dampak ekonomi pengawasan obat dan makanan** sepanjang tahun 2025 mencapai lebih dari Rp50 triliun, menegaskan komitmen terhadap keamanan publik dan kontribusi signifikan bagi negara.
-
News •BPOM Raih Status Otoritas Rujukan WHO Pertama di Negara Berkembang, Kian Perkuat Pengawasan Obat dan MakananBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menjadi Otoritas Rujukan WHO pertama dari negara berkembang, menandai pencapaian 25 tahun pengabdian. Ini mengukuhkan posisi BPOM dalam pengawasan obat dan makanan global.
-
News •Dampak Ekonomi Pengawasan BPOM Capai Rp50,8 Triliun, Raih Pengakuan GlobalPengawasan obat dan makanan oleh BPOM sepanjang 2025 mencatatkan dampak ekonomi fantastis hingga Rp50,8 triliun, sekaligus membawa Indonesia meraih status WHO Listed Authority (WLA). Simak detail kontribusi BPOM terhadap ekonomi nasional dan perlindungan.
-
News •Pengawasan BPOM Hasilkan Dampak Ekonomi Rp50,8 Triliun pada 2025: Ini RinciannyaPengawasan obat dan makanan oleh BPOM pada tahun 2025 tidak hanya melindungi kesehatan masyarakat, tetapi juga menciptakan Dampak Ekonomi fantastis mencapai Rp50,8 triliun. Simak bagaimana BPOM mewujudkannya dan rencana ke depan.