Fakta Unik: 70 Anak Panti Ikuti Pemeriksaan Gratis RSUD Haji Makassar, Wujud Kepedulian Hari Jadi Sulsel

RSUD Haji Makassar menggelar bakti sosial pemeriksaan gratis telinga untuk 70 anak panti asuhan, operasi katarak, dan USG, wujud kepedulian di Hari Jadi Sulsel ke-356. Simak detailnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: 70 Anak Panti Ikuti Pemeriksaan Gratis RSUD Haji Makassar, Wujud Kepedulian Hari Jadi Sulsel
RSUD Haji Makassar menggelar bakti sosial pemeriksaan telinga gratis untuk 70 anak panti asuhan, sekaligus operasi katarak dan USG, demi meningkatkan akses kesehatan masyarakat. (AntaraNews)

Makassar, Sulawesi Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-356 Sulawesi Selatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar mengadakan bakti sosial kesehatan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Sebanyak 70 anak dari Panti Asuhan Abadi menerima layanan pemeriksaan telinga gratis sebagai bagian dari inisiatif kepedulian ini. Kegiatan tersebut berlangsung di Makassar, bertujuan untuk memberikan akses kesehatan yang lebih luas kepada mereka yang membutuhkan.

Selain pemeriksaan telinga gratis bagi anak-anak panti, bakti sosial ini juga mencakup operasi katarak untuk 12 pasien dan pemeriksaan USG tanpa biaya bagi 10 orang. Inisiatif ini menegaskan komitmen RSUD Haji Makassar dalam mendukung kesehatan publik. Direktur UPT RSUD Haji Makassar, dr. Evi Mustikawati Arifin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan bakti sosial ini bukan sekadar pelayanan medis biasa, melainkan juga upaya strategis untuk membuka peluang hidup yang lebih baik. Banyak masyarakat selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan yang memadai. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat kembali beraktivitas optimal dan meningkatkan kualitas hidup secara signifikan.

Detail Layanan Kesehatan dalam Bakti Sosial

RSUD Haji Makassar secara aktif menyelenggarakan serangkaian layanan kesehatan gratis yang beragam dalam acara bakti sosial ini. Fokus utama adalah pemeriksaan telinga gratis yang diberikan kepada 70 anak dari Panti Asuhan Abadi, memastikan kesehatan pendengaran mereka terjaga. Inisiatif ini menunjukkan perhatian khusus rumah sakit terhadap kesehatan anak-anak yang berada di panti asuhan.

Tidak hanya itu, bakti sosial ini juga mencakup tindakan medis yang lebih kompleks, yaitu operasi katarak. Sebanyak 12 orang pasien mendapatkan kesempatan untuk menjalani operasi katarak tanpa dipungut biaya. Layanan ini sangat penting untuk mengembalikan penglihatan dan kualitas hidup pasien yang terdampak.

Selain operasi katarak, RSUD Haji Makassar turut menyediakan pemeriksaan USG gratis bagi 10 individu yang membutuhkan. Berbagai layanan ini diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Ke-356 Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Meningkatkan Akses dan Kualitas Hidup Masyarakat

Direktur UPT RSUD Haji Makassar, dr. Evi Mustikawati Arifin, menekankan bahwa kegiatan bakti sosial ini memiliki tujuan yang lebih besar dari sekadar pelayanan medis. Menurutnya, ini adalah upaya nyata untuk membuka peluang hidup yang lebih baik bagi masyarakat yang selama ini sulit menjangkau layanan kesehatan. Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan akses kesehatan.

Melalui layanan kesehatan gratis seperti pemeriksaan telinga, operasi katarak, dan USG, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal. Peningkatan kualitas hidup menjadi salah satu target utama dari inisiatif ini. Partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah juga diharapkan dapat meningkat seiring dengan kondisi kesehatan yang lebih baik.

dr. Evi Mustikawati Arifin juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), para dokter, perawat, dan seluruh tim medis. Dedikasi tinggi mereka menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan bakti sosial ini. Komitmen bersama ini menunjukkan sinergi kuat dalam upaya peningkatan kesehatan publik.

Kolaborasi dan Komitmen Pemerintah Provinsi

Pelaksanaan operasi katarak melibatkan tim medis yang sangat kompeten, terdiri dari tiga dokter spesialis mata, lima residen mata, serta dibantu oleh teknisi dan perawat. Pasien yang telah menjalani operasi juga mendapatkan kontrol pasca-operasi sehari setelahnya, memastikan pemulihan yang optimal. Kerjasama tim medis ini sangat vital untuk keberhasilan setiap prosedur.

Kegiatan bakti sosial ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati. Pemerintah Provinsi terus berupaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Inisiatif seperti ini menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut.

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi yang tersedia. dr. Evi Mustikawati Arifin berharap bakti sosial ini dapat memberikan manfaat besar dan menjadi amal jariah bagi semua pihak. Tujuannya adalah mewujudkan Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter melalui peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi