Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya, Aceh, menggelar kegiatan bakti sosial berupa operasi bibir sumbing gratis. Inisiatif kemanusiaan ini ditujukan bagi 15 warga masyarakat, termasuk bayi dan balita, di wilayah tersebut. Pelaksanaan operasi dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, sebuah fasilitas kesehatan vital di kabupaten setempat.
Kegiatan mulia ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara. Polres Nagan Raya bekerja sama dengan Yayasan Smile Train untuk mewujudkan program kemanusiaan ini. Kolaborasi strategis ini menunjukkan sinergi kuat antara aparat keamanan dan organisasi nirlaba dalam melayani masyarakat.
AKBP DR Benny Bathara, selaku Kapolres Nagan Raya, menyatakan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kepedulian sosial. Selain itu, operasi ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam sektor kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Ini adalah bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat yang membutuhkan.
Advertisement
Advertisement
Operasi bibir sumbing gratis ini melibatkan 15 peserta dengan rentang usia yang cukup bervariasi. Para pasien yang akan menjalani tindakan medis ini berusia mulai dari 1 tahun hingga 24 tahun. Seluruh prosedur medis dijadwalkan berlangsung di fasilitas modern RSUD Sultan Iskandar Muda, Nagan Raya, dari tanggal 1 hingga 3 Mei 2026.
AKBP DR Benny Bathara menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Nagan Raya. Tujuannya adalah untuk memberikan kontribusi positif yang signifikan di sektor kesehatan masyarakat. Inisiatif ini diharapkan dapat membawa dampak jangka panjang dan positif bagi penerima manfaat di Nagan Raya.
Lebih lanjut, Kapolres Benny Bathara menekankan bahwa program ini memiliki dua tujuan utama yang saling berkaitan. Pertama, meringankan beban ekonomi keluarga pasien yang membutuhkan penanganan medis kompleks. Kedua, memberikan kesempatan emas bagi anak-anak untuk tumbuh lebih sehat, percaya diri, dan memiliki masa depan yang lebih cerah.
Advertisement
Advertisement
Rahmad Maulizar, Koordinator Bibir Sumbing Aceh, menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa operasi bibir sumbing ini adalah yang pertama kali diadakan di Kabupaten Nagan Raya. Hal ini menandai tonggak penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan spesialis di wilayah tersebut.
Rahmad juga menyampaikan terima kasih tulus kepada Ketua Bhayangkari atas dukungan dan respons positifnya. Dukungan tersebut sangat krusial sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar. Kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci utama keberhasilan program sosial semacam ini.
Menurut Rahmad, anak-anak yang terlahir dengan kondisi bibir sumbing sering menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut termasuk rasa kurang percaya diri yang dapat memengaruhi perkembangan sosial dan psikologis mereka secara signifikan. Melalui operasi bibir sumbing gratis ini, diharapkan mereka dapat kembali tersenyum dengan bangga.
Advertisement
Selain itu, program ini diharapkan mampu membangun kembali kepercayaan diri para pasien sehingga mereka dapat berinteraksi lebih baik. Rahmad menambahkan bahwa program serupa telah berhasil membantu lebih dari 5.000 anak sebelumnya di berbagai wilayah. Mereka semua mendapatkan kembali senyum indah dan kualitas hidup yang jauh lebih baik.
Sumber: AntaraNews