Pakubuwono XIII Meninggal, Keraton Siapkan Kereta Jenazah dan 8 Kuda
Pihak keraton telah menyiapkan kereta jenazah untuk persiapan pemakaman Pakubowono XIII.
Jenazah Pakubowono XIII (PB XIII) tiba dari Rumah Sakit Indriati, Grogol, Solo Baru, Kabupaten Sukaharjo, Jawa tengah, sekitar pukul 10.30 WIB. Sementara keluarga besar keraton masih rapat terkait dengan pemakaman di Imogiri, Yogyakarta.
Di depan Sasana Putra, tempat tinggal PB XIII, tampak kereta jenazah berwarna putih tengah dibersihkan oleh sejumlah abdi dalem.
Kereta ini akan digunakan untuk mengantar jenazah dari dalam keraton menuju Wuryoningratan sebelum dipindahkan ke mobil ambulans.
"Ini kereta jenazah untuk mengangkat jenazah ya kereta jenazah. Untuk mengangkat jenazah dari masjid dalam keraton keluar. Tapi bukan kereta kayak kereta tumpang enggak. Seperti PB XII dulu sama,” ujar KGPAA Puger, adik Pakubowono XIII di rumah duka Sasono Putro, Jumat (31/10).
Diiringi Prajurit dan Kerabat Keraton
Menurut KGPAA Puger, prosesi pemberangkatan jenazah akan dilakukan secara tradisional. Kereta jenazah akan ditarik enam hingga delapan ekor kuda dan diiringi oleh sentono, prajurit, serta kerabat keraton.
“Jadi kereta nantinya akan ditarik kuda berjumlah enam sampai delapan ekor. Kereta akan diiringi sentono, prajurit, tentara, dan kerabat keraton,” ujarnya.
Berbeda dengan masa Pakubowono XI, yang menggunakan jalur kereta api menuju Yogyakarta, kini jenazah akan dibawa melalui perjalanan darat.
“Dulu jenazah dibawa ke Yogyakarta naik kereta api. Sekarang sejak PB XII, dibawa lewat darat ke Imogiri,” jelasnya.
Koordinasi Prosesi Masih Berlangsung
Koordinasi teknis dengan abdi dalem dan keluarga keraton masih berlangsung. Prosesi dari Keraton menuju Wuryoningratan akan dilakukan terlebih dahulu, sebelum diganti ambulans menuju Imogiri.
"Karena kereta yang PB XII kan dari sini ke Wuryoningratan. Nanti ini koordinasinya hampir sama begitu. Tadi koordinasinya begitu. Jadi dari sini muter sana Wuryoningratan baru ganti ambulans, begitu schedule-nya. Tapi kalau ada perubahan nanti nyusul," jelasnya.
Pakubowono XIII wafat pada Minggu (2/11) pukul 07.24 WIB di RS Indriati, Grogol, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setelah beberapa bulan menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya.