Optimalkan Program CKG Medan, Pemkot Libatkan Ribuan Kader Kesehatan di Seluruh Kecamatan
Pemkot Medan serius mengoptimalkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan melibatkan ribuan kader kesehatan dan pegawai puskesmas. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Program CKG Medan.
Pemerintah Kota Medan terus berupaya mengoptimalkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh lapisan masyarakatnya. Untuk mencapai tujuan ini, Pemkot Medan secara masif melibatkan ribuan kader kesehatan dari berbagai posyandu dan relawan yang tersebar di seluruh kecamatan. Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan jangkauan layanan kesehatan preventif di seluruh wilayah kota, memastikan akses yang lebih merata.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Medan, Irliyan Putra, menyatakan bahwa kegiatan masif ini digelar secara terpusat di Lapangan Merdeka Kota Medan pada hari Sabtu. Sekitar 1.000 kader kesehatan dan 500 pegawai puskesmas serta dinas kesehatan turut serta dalam inisiatif tersebut. Mereka bersama-sama menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar dan juga memfasilitasi kegiatan donor darah bagi warga yang ingin berpartisipasi.
Program CKG ini merupakan inisiatif pemerintah pusat yang terus digalakkan dan diadaptasi oleh Pemkot Medan untuk kebutuhan lokal. Dengan melibatkan ujung tombak kesehatan di masyarakat, diharapkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan dini semakin meningkat. Tujuannya adalah memastikan lebih banyak warga Medan dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis ini demi menjaga kualitas hidup yang lebih baik.
Pelibatan Kader Kesehatan sebagai Ujung Tombak Program CKG
Pemkot Medan secara aktif melibatkan kader kesehatan di setiap kecamatan sebagai garda terdepan dalam mengimplementasikan Program Cek Kesehatan Gratis. Pelibatan ini mencakup kader dari posyandu, relawan kesehatan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya yang memiliki kedekatan dengan warga. Mereka memiliki peran krusial dalam mengajak serta mengedukasi masyarakat mengenai manfaat penting dari program pemeriksaan kesehatan ini.
Menurut Irliyan Putra, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Medan, kader kesehatan adalah salah satu ujung tombak utama dalam menyukseskan program ini. "Kader kesehatan menjadi salah satu ujung tombak untuk mengajak masyarakat memanfaatkan program pemerintah pusat itu," ujar Putra. Mereka bertugas untuk mendorong masyarakat agar memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah, sekaligus memberikan informasi yang akurat.
Selain kader, sekitar 500 pegawai puskesmas dan dinas kesehatan juga turut serta dalam kegiatan masif ini, memberikan dukungan medis dan teknis yang diperlukan. Sinergi antara kader yang dekat dengan masyarakat dan tenaga kesehatan profesional diharapkan mampu menciptakan dampak positif yang signifikan. Upaya kolaboratif ini menunjukkan komitmen Pemkot Medan dalam meningkatkan derajat kesehatan warganya secara menyeluruh.
Keterlibatan aktif dari berbagai pihak ini merupakan strategi efektif untuk memastikan informasi tentang CKG tersebar luas. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan dasar. Ini juga menjadi bentuk pemberdayaan komunitas dalam upaya menjaga kesehatan bersama.
Strategi "Jemput Bola" dan Capaian Program CKG di Medan
Salah satu strategi inovatif yang diterapkan Pemkot Medan untuk mengoptimalkan Program CKG adalah dengan sistem "jemput bola". Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak di Lapangan Merdeka menjadi bukti nyata pendekatan ini. Tujuannya adalah memudahkan akses masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa perlu datang jauh ke fasilitas kesehatan.
Irliyan Putra menjelaskan bahwa penempatan kegiatan di lokasi publik yang strategis seperti Lapangan Merdeka bertujuan untuk menjangkau lebih banyak warga. "Kita buat di Lapangan Merdeka salah satu upaya kita untuk menjemput bola pada CKG ini," sebut dia. Masyarakat dapat langsung datang dan memeriksakan kesehatannya tanpa perlu datang ke fasilitas kesehatan, yang mungkin terasa jauh atau merepotkan bagi sebagian orang.
Sejak diluncurkan pada Februari hingga Oktober 2025, capaian Program CKG di Kota Medan telah menjangkau 79.986 orang. Angka ini menunjukkan bahwa program tersebut telah dimanfaatkan oleh puluhan ribu warga, mencerminkan kebutuhan yang tinggi akan layanan kesehatan preventif. Pemkot Medan terus berupaya agar jumlah ini dapat terus meningkat di masa mendatang melalui berbagai sosialisasi dan kegiatan serupa.
Pemeriksaan yang diberikan dalam program ini meliputi skrining kesehatan dasar, pemeriksaan fisik, dan tes darah sederhana. Layanan ini mencakup pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat, yang penting untuk deteksi dini penyakit metabolik. Selain itu, pemeriksaan gigi dan mulut juga tersedia untuk memastikan kesehatan oral masyarakat, yang seringkali terabaikan.
Sumber: AntaraNews