Oliver Glasner Pastikan Tinggalkan Crystal Palace Akhir Musim, Rumor MU Menguat
Pelatih asal Austria, Oliver Glasner, mengonfirmasi akan meninggalkan Crystal Palace di akhir musim ini. Keputusan Oliver Glasner ini memicu spekulasi dirinya akan melatih Manchester United.
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, secara resmi mengumumkan keputusannya untuk tidak memperpanjang kontraknya dan akan meninggalkan klub London tersebut pada akhir musim ini. Pengumuman ini disampaikan Glasner di tengah spekulasi kuat yang mengaitkannya dengan posisi pelatih kepala di Manchester United. Kontrak Glasner memang akan berakhir pada musim panas mendatang, menandai berakhirnya masa baktinya di Selhurst Park.
Glasner, yang berasal dari Austria, mengungkapkan bahwa ia telah memberitahu manajemen klub sejak beberapa bulan lalu mengenai keinginannya untuk mencari tantangan baru. Pernyataan ini disampaikan kepada media menjelang pertandingan akhir pekan melawan Sunderland, menegaskan bahwa musim panas adalah waktu yang tepat untuk perubahan. Keputusan ini datang setelah serangkaian hasil kurang memuaskan dan kekecewaan terhadap kebijakan transfer klub.
Rumor mengenai kepindahan Glasner ke Manchester United semakin santer beredar setelah Setan Merah baru saja memecat Ruben Amorim awal bulan ini. Saat ini, Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih interim hingga akhir musim, sementara pencarian pelatih permanen terus dilakukan. Kepergian Glasner dari Palace membuka peluang besar baginya untuk mengambil alih kursi panas di Old Trafford.
Alasan di Balik Kepergian Glasner dari Selhurst Park
Keputusan Oliver Glasner untuk tidak melanjutkan masa baktinya di Crystal Palace disebut-sebut tidak lepas dari ketidakpuasannya terhadap kebijakan rekrutmen pemain klub. Ia secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya karena merasa klub gagal membangun momentum positif. Hal ini terjadi terutama setelah keberhasilan mereka menjuarai Piala FA pada musim sebelumnya.
"Saya sudah memberi tahu klub sejak beberapa bulan lalu bahwa saya menginginkan tantangan baru," ujar Glasner, sebagaimana dikutip The Guardian pada Jumat. Pernyataan ini mengindikasikan adanya keinginan kuat dari sang pelatih untuk mencari lingkungan yang lebih sesuai dengan ambisinya. Glasner merasa perlu adanya perubahan untuk mengembangkan karier kepelatihannya.
Akhir pekan lalu, Crystal Palace juga harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari ajang Piala FA. Mereka kalah di babak ketiga dari klub non-liga, Macclesfield, dengan tim lapis kedua yang diturunkan Glasner. Kekalahan ini terjadi di Moss Rose, sekaligus mengakhiri upaya Palace untuk mempertahankan gelar juara Piala FA yang mereka raih sebelumnya.
Di Liga Inggris, performa Crystal Palace juga masih belum stabil. Saat ini, tim tersebut berada di peringkat ke-13 klasemen sementara, menghadapi tantangan berat untuk bisa bersaing di papan atas. Selain itu, mereka juga memiliki tantangan tambahan untuk tampil di kompetisi Eropa musim ini, yang mungkin menjadi salah satu faktor pertimbangan Glasner.
Spekulasi Manchester United dan Kepergian Marc Guehi
Nama Oliver Glasner kini menjadi salah satu kandidat kuat untuk mengisi kursi pelatih Manchester United yang kosong. Setelah pemecatan Ruben Amorim, klub berjuluk Setan Merah itu tengah mencari sosok permanen untuk memimpin tim. Pengalaman Glasner di Bundesliga dan Liga Primer Inggris menjadikannya pilihan menarik bagi manajemen United.
Selain rumor kepelatihan, Glasner juga mengonfirmasi kabar penting terkait salah satu pemain kuncinya, Marc Guehi. Bek timnas Inggris tersebut tidak akan tampil pada laga di Stadium of Light. Glasner menyebut bahwa proses kepindahan Guehi ke Manchester City sudah memasuki tahap akhir.
Kontrak Marc Guehi dengan Crystal Palace sejatinya akan berakhir pada musim panas mendatang. Oleh karena itu, Crystal Palace memilih untuk melepas sang pemain sekarang. Keputusan ini diambil agar klub tidak kehilangan Guehi secara gratis di akhir musim, yang tentu akan merugikan secara finansial.
Sumber: AntaraNews