Kandidat Pengganti Ruben Amorim di MU: Ada Ole Gunnar Solskjaer
Hasil buruk yang terus menerus dialami Manchester United (MU) memunculkan spekulasi tentang kemungkinan pemecatan Ruben Amorim.
Posisi Ruben Amorim sebagai manajer Manchester United semakin mendapat perhatian setelah timnya mengalami kekalahan memalukan dari Grimsby Town, sebuah klub dari divisi empat, di ajang Carabao Cup.
Meskipun pihak klub belum memiliki rencana untuk memecat pelatih asal Portugal tersebut dalam waktu dekat, nama-nama calon penggantinya mulai banyak diperbincangkan di kalangan penggemar dan media.
Ucapannya dalam konferensi pers terakhir juga menambah spekulasi mengenai masa depannya, di mana ia mengatakan, "Kadang saya ingin berhenti, kadang saya ingin bertahan 20 tahun."
Kenyataan yang kurang menggembirakan pun tidak bisa diabaikan: sejak mengambil alih posisi Erik ten Hag pada November tahun lalu, performa Manchester United justru mengalami penurunan. Mereka menyelesaikan musim lalu dengan hasil terburuk di Premier League dan juga kalah di final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur.
Meskipun mendapatkan dukungan finansial yang signifikan di bursa transfer musim panas 2025, awal musim baru ini pun tidak berjalan mulus, ditandai dengan dua kekalahan dan satu hasil imbang.
Calon Pengganti Ruben Amorim
Eddie Howe merupakan pelatih Newcastle United yang dianggap sebagai kandidat ideal. Carl, seorang pendukung United, berpendapat bahwa Howe memiliki pengalaman di Premier League dan telah berhasil membangun tim The Magpies.
"Kalau United serius, mereka harus membayar mahal untuk Eddie Howe. Dia bisa membawa United juara liga dalam lima tahun, sama seperti Klopp di Liverpool," ujarnya.
Ole Gunnar Solskjaer juga menjadi nama yang banyak diusulkan oleh para penggemar. Caller Mike mengingatkan pencapaian Solskjaer, termasuk catatan baiknya melawan Pep Guardiola dan performa konsisten di papan atas.
"Dia membawa kita ke posisi tiga besar, dua besar, mengalahkan PSG, City, dan Liverpool. Dia memainkan sistem yang bisa dipahami semua orang," kata Mike.
Sean Dyche, mantan pemain dan pundit seperti Jason Cundy dan Ray Parlour, menilai Dyche sebagai pilihan jangka pendek yang mungkin.
"Dyche tahu cara mengorganisasi tim. Semua pemain akan tahu tugasnya," ujar Parlour.
Namun, ada kekhawatiran terkait gaya bermain Dyche yang dianggap terlalu defensif.
Brendan Rodgers juga disebut-sebut meskipun saat ini ia melatih Celtic. Alan Brazil percaya bahwa Rodgers bisa tertarik dengan kesempatan untuk bekerja dengan anggaran besar dan pemain berkualitas tinggi. Hal ini membuatnya menjadi kandidat yang menarik bagi posisi pelatih di United.
Gareth Southgate mendapatkan rekomendasi dari mantan kiper MU, Ben Foster. "MU butuh pendekatan pragmatis. Southgate bisa mengubah mentalitas pemain," ucap Foster. Southgate bahkan dianggap sebagai salah satu favorit terkuat untuk mengisi posisi pelatih di klub ini.
Oliver Glasner, pelatih Crystal Palace, juga masuk dalam daftar kandidat. Beberapa penggemar menilai Glasner lebih sesuai karena dianggap fleksibel dalam taktik, berbeda dengan Amorim yang dinilai terlalu kaku dalam pendekatannya.
Masa Depan Abu-Abu
Manajemen Manchester United masih memberikan dukungan kepada Ruben Amorim, meskipun tekanan dari para penggemar semakin meningkat. Jika performa buruk yang ditunjukkan terus berlanjut, kemungkinan pergantian manajer bisa terjadi lebih cepat daripada yang diperkirakan.
Saat ini, beberapa nama pelatih ternama seperti Howe, Solskjaer, dan Southgate mulai menjadi kandidat yang diperhitungkan. Situasi yang terjadi di Old Trafford berpotensi menjadi salah satu drama terbesar dalam kompetisi Premier League musim ini.
Sumber: talkSPORT