Minta Suporter Lebih Dewasa, Wali Kota Parepare Sayangkan Kericuhan PSM Vs Persib
Ia berharap suporter PSM bisa lebih dewasa merespon kekalahan.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menyayangkan kericuhan usai pertandingan PSM melawan Persib Bandung di Stadion Gelora BJ Habibie, Sulawesi Selatan. Ia berharap suporter PSM bisa lebih dewasa merespon kekalahan.
Menurutnya, kekalahan di dunia sepak bola merupakan hal normal. Ia pun kecewa atas tindakan oknum suporter yang membuat kerusuhan usai laga PSM melawan Persib Bandung.
"Di dalam persepakbolaan itu (kekalahan) masih normal. Walaupun sebenarnya kita sayangkan, karena ini menyangkut nama baiknya masyarakat Sulsel," ujarnya kepada wartawan usai mengantar Jemaah Calon Haji (JCH) di Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa (19/5).
Tasming berharap suporter bisa bersikap dewasa melihat kekalahan tim kesayangan. Ia pun mengaku kecewa atas kekalahan PSM atas Persib Bandung.
"Kita berharap ke depan (suporter lebih) dewasa. Kita sama-sama mencintai, kecewa karena PSM tidak performa selama tahun ini," kata politisi Partai NasDem ini.
Sejumlah Fasilitas Rusak
Tasming kembali menyayangkan kerusuhan yang terjadi Stadion Gelora BJ Habibie. Tasming mengatakan akibat kerusuhan tersebut sejumlah fasilitas di Stadion Gelora BJ Habibie.
"Oknum-oknum yang merusak fasilitas. Kemarin laporannya kursi, beberapa pintu yang rusak," kata dia.
Tasming merencanakan akan melakukan perbaikan Stadion Gelora BJ Habibie usai kerusuhan. Meski demikian, pihaknya akan berkomunikasi dengan manajemen PSM terkait perbaikan.
"Kalau berdasarkan ini ya (perbaikan), pemda termasuk juga PSM juga punya kontribusi. Karena selama ini kan kita juga berkontrak dengan PSM," ucapnya.
Sebelumnya, drama injury time terjadi di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5) malam WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Persib Bandung berhasil mengalahkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-1.