Meresahkan! Polisi Selidiki Kasus Begal Payudara Cikarang yang Terekam CCTV
Warga resah dengan maraknya aksi begal payudara Cikarang. Polisi kini bergerak menyelidiki kasus pelecehan seksual yang terekam kamera pengawas di Telaga Asih, Kabupaten Bekasi.
Polisi sedang menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual bermodus "begal payudara" yang terjadi di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Kejadian ini menimpa seorang perempuan di Jalan Nona Merah, Kelurahan Telaga Asih. Aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas di lokasi kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Engkus Kusnadi, menyatakan bahwa penyelidikan tetap dilakukan meskipun belum ada laporan resmi dari korban. Pihak kepolisian berupaya mengidentifikasi korban serta memburu pelaku. Ini untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di wilayah tersebut.
Pelaku diduga menggunakan sepeda motor jenis Honda PCX saat melancarkan aksinya. Namun, identifikasi nomor polisi kendaraan terkendala karena rekaman CCTV kurang jelas. Polisi kini berkoordinasi dengan RT setempat untuk mencari informasi lebih lanjut.
Penyelidikan Polisi dan Kendala Identifikasi
Polisi telah mendatangi lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan pengecekan awal setelah video begal payudara Cikarang ini viral. AKP Engkus Kusnadi menegaskan bahwa upaya pencarian identitas korban menjadi prioritas utama. Koordinasi dengan ketua RT setempat terus dilakukan demi mendapatkan informasi valid.
Kendala utama dalam penelusuran kasus begal payudara ini adalah identifikasi pelaku. Pelaku terlihat mengendarai sepeda motor Honda PCX, namun nomor polisi kendaraannya tidak terekam dengan jelas oleh kamera pengawas. Hal ini mempersulit proses pelacakan lebih lanjut oleh pihak berwajib.
Meskipun belum ada laporan resmi, pihak kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus begal payudara di Cikarang ini. Penyelidikan proaktif dilakukan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat merasa aman. Langkah ini juga menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas kejahatan jalanan.
Keresahan Warga dan Modus Operandi
Warga setempat, Asip Awaludin (38), mengungkapkan bahwa kejadian begal payudara di Cikarang bukanlah hal baru di wilayah tersebut. Namun, baru kali ini aksi pelecehan terekam jelas oleh kamera pengawas dan menjadi viral. Kondisi ini menambah tingkat keresahan di kalangan masyarakat.
Modus operandi pelaku begal payudara Cikarang bervariasi, ada yang menyentuh bagian sensitif, bahkan ada yang menunjukkan alat kelamin. Pelaku sering menargetkan perempuan yang berjalan sendirian di jalanan sepi, terutama pada waktu Subuh. Ini menciptakan rasa tidak aman bagi para pejalan kaki.
Keresahan warga sangat tinggi, bahkan beberapa penghuni kontrakan mempertimbangkan untuk pindah karena merasa tidak aman. Dampak negatif juga dirasakan oleh warung-warung kecil yang menjadi sepi pengunjung. Warga berharap agar pelaku segera ditangkap untuk mengembalikan rasa aman di lingkungan mereka.
Sumber: AntaraNews