Mensos Gus Ipul Ungkap Hasil Evaluasi Program Sekolah Rakyat, Akhir September Bertambah Banyak
Menteri Sosial Saifullah Yusuf membeberkan sejumlah poin evaluasi program Sekolah Rakyat yang saat ini sedang berlangsung.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf membeberkan sejumlah poin evaluasi program Sekolah Rakyat yang saat ini sedang berlangsung. Meski masih ada kekurangan, Mensos melihat program Sekolah Rakyat sudah berjalan dengan baik.
Gus Ipul mengatakan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Sejak dimulainya Sekolah Rakyat, Gus Ipul menyebut muncul dinamika atau permasalahan.
"Kita terus ikuti perkembangannya ada dinamika-dinamika di siswa dan guru. Alhamdulillah semuanya bisa kita carikan solusi," ujarnya kepada wartawan saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama 23 Makassar di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Gus Ipul mengungkapkan saat awal program ini berjalan, terdapat siswa yang tiba-tiba mengundurkan diri. Tak hanya siswa, beberapa guru juga ada yang mundur.
"Awal-awal dulu ketika memulai proses pembelajaran, ada siswa yang tidak kerasan dan akhirnya mundur. Tapi bisa kita gantikan dengan siswa yang lain," tuturnya.
"Guru juga begitu, ada yang mundur tapi sudah kita gantikan dengan guru-guru baru yang sudah melalui proses seleksi yang sama," imbuhnya.
Selain itu, kata Mantan Wali Kota Pasuruan ini, sarana dan prasarana yang masih belum mencukupi menjadi bahan evaluasi. Meski demikian, kekurangan tersebut akan dipenuhi secara bertahap.
"Ada juga misalnya soal sarana dan prasarana yang masih belum mencukupi. Misalnya, dapurnya belum bisa beroperasi, sarana air bersihnya kadang-kadang ada yang belum lancar, kebutuhan dapur dan kebutuhan lain. Semuanya kita bisa penuhi secara bertahap," kata dia.
Gus Ipul mengaku terus mencari solusi untuk meningkatkan program Sekolah Rakyat. Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini menyebut perlunya saling mendukung dan mengingatkan agar pelaksanaan Sekolah Rakyat berhasil.
"Jadi semuanya masih baru dan memerlukan adaptasi, menyesuaikan dan saling mengingatkan satu sama lain," kata dia.
Gus Ipul mengungkapkan pada akhir September 2025, Sekolah Rakyat akan bertambah 65 di seluruh Indonesia. Saat ini, sudah ada 100 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia sudah beroperasi.
"Per hari ini sudah beroperasi di 100 titik. Insya Allah pada di akhir September ditambah lagi 65. Ini bisa menampung sekitar 16 ribu siswa dengan sekitar 6 ribu lebih tenaga pendidik, termasuk guru, kepala sekolah, wali asrama, wali asuh, security dan lain sebagainya," ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 23 Kota Makassar, Jumat, (5/9). Mensos mengapresiasi perkembangan penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang kini sudah berjalan dengan baik meski dihadapkan pada sejumlah tantangan.