Menpora Erick Thohir Bangga Bulutangkis Beregu Putra Dominasi SEA Games 2025, Raih Emas Gemilang
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan kebanggaannya atas dominasi tim Bulutangkis Beregu Putra Indonesia yang sukses meraih emas di SEA Games 2025 Thailand.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan rasa bangganya atas performa gemilang tim bulutangkis beregu putra Indonesia. Mereka berhasil mendominasi dan mempersembahkan medali emas bagi Merah Putih dalam ajang SEA Games Thailand 2025. Kemenangan ini diraih setelah tim putra menunjukkan semangat juang tinggi di final.
Erick Thohir, dalam keterangan resmi Kemenpora di Jakarta pada Kamis, menyoroti penampilan luar biasa para atlet. Tim bulutangkis beregu putra Indonesia tampil sangat percaya diri saat menghadapi Malaysia di Thammasat University Rangsit. Mereka tidak memberikan celah sedikit pun bagi lawan untuk mengembangkan permainan.
Dominasi tersebut berujung pada kemenangan telak 3-0, mengamankan posisi Indonesia di klasemen medali. Hasil ini menambah perolehan medali emas Indonesia menjadi lima, sekaligus mengantarkan Merah Putih ke peringkat kedua pada ajang olahraga multicabang se-Asia Tenggara tersebut. Para atlet telah membuktikan tekad kuat untuk meraih hasil terbaik.
Dominasi Gemilang Tim Bulutangkis Beregu Putra Indonesia
Kemenangan Indonesia di final dimulai dari sektor tunggal putra pertama. Alwi Farhan tampil memukau dengan mengalahkan Leong Jun Hao dalam dua gim langsung, 21-12 dan 21-19. Performa Alwi yang meyakinkan ini menjadi fondasi awal bagi keunggulan tim bulutangkis beregu putra Indonesia.
Keunggulan Indonesia semakin kokoh melalui ganda putra pertama, Sabar Karyaman Gutama dan Muhammad Reza Pahlevi Isfahani. Mereka menunjukkan kelasnya dengan membabat pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor telak 21-12, 21-12. Pertandingan ini berlangsung di Thammasat University Rangsit, tempat final digelar.
Kemenangan Indonesia dipastikan oleh Moh Zaki Ubaidillah di partai tunggal putra ketiga. Zaki berhasil menaklukkan Justin Hoh dengan skor 21-14 dan 21-12, menutup pertandingan dengan skor akhir 3-0 untuk Indonesia. Hasil ini menegaskan dominasi tim bulutangkis beregu putra Indonesia di SEA Games 2025.
Menpora Erick Thohir secara khusus memuji penampilan para atlet. "Luar biasa performa dari tim bulutangkis beregu putra kita di final hari ini melawan Malaysia. Mereka tampil percaya diri, semangat tinggi dan menunjukkan dominasi tidak memberikan celah sedikitpun untuk lawan," kata Erick.
Perjuangan Tim Putri dan Harapan Menpora untuk Nomor Perorangan
Sementara itu, tim bulutangkis beregu putri Indonesia harus puas dengan perolehan medali perak. Mereka menghadapi perlawanan sengit dari Thailand di partai final dan akhirnya menyerah dengan skor 1-3. Meskipun demikian, perjuangan para atlet putri patut diapresiasi dalam ajang SEA Games 2025.
Putri Kusuma Wardani sempat memberikan harapan dengan menyumbangkan poin pembuka. Ia berhasil mengalahkan Pornpawee Chochuwong melalui pertarungan tiga gim, 21-8, 13-21, 21-16. Namun, pada partai kedua, ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah kepada Benyapa Aimsaard/Supissara Paewsampran dengan skor 18-21, 21-11, 18-21, membuat kedudukan imbang 1-1.
Thailand kemudian mengambil alih kendali final setelah Ratchanok Intanon mengalahkan Gregoria Mariska Tunjung 21-7, 21-15 pada partai ketiga. Kemenangan Thailand dipastikan pada partai keempat, ketika pasangan Ana/Trias gagal membendung Ornnicha Jongsathapornparn/Jhenicha Sudjaipraparat dan menyerah 19-21, 18-21.
Erick Thohir juga menyampaikan selamat kepada tim putri atas perjuangan mereka, meskipun belum berhasil meraih medali emas. Ia berharap momentum positif dari tim bulutangkis beregu putra dapat berlanjut. "Kita doakan emas beregu yang diraih hari ini akan kembali terulang di nomor perorangan," ujar Erick, menunjukkan optimisme terhadap prestasi bulutangkis Indonesia ke depan.
Sumber: AntaraNews