Tim panjat tebing Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Mereka berhasil mengawinkan medali emas pada nomor speed perorangan putra dan putri dalam gelaran SEA Games 2025 Thailand.
Perlombaan yang berlangsung di Kompleks Olahraga Rajamangala, Bangkok, Sabtu malam, menjadi saksi bisu keunggulan atlet-atlet Merah Putih. Kemenangan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan dominan dalam cabang olahraga panjat tebing di Asia Tenggara.
Tidak hanya meraih dua emas sekaligus, kontingen Indonesia juga menciptakan "all Indonesian final" di kedua nomor speed tersebut. Hal ini menunjukkan kedalaman talenta dan persiapan matang para atlet panjat tebing Indonesia dalam menghadapi kompetisi regional.
Advertisement
Advertisement
Antasyafi Robby Al Hilmi berhasil menyabet medali emas di kategori speed putra setelah mencatatkan waktu impresif 4,83 detik. Atlet muda berusia 18 tahun ini menunjukkan performa luar biasa di papan panjat.
Antasyafi mengungguli seniornya, Alfian M Fajri, yang harus puas dengan medali perak setelah membukukan waktu 5,08 detik. Pertarungan sengit antara kedua atlet Indonesia ini menjadi tontonan menarik bagi para penonton.
Di nomor speed putri, Puja Lestari tampil dominan dengan meraih medali emas. Ia berhasil menyelesaikan lintasan dengan catatan waktu 7,33 detik, unggul jauh dari atlet Indonesia lainnya, Susan Nurhidayah.
Advertisement
Susan Nurhidayah mencatatkan waktu 8,22 detik dan berhak atas medali perak, melengkapi keberhasilan "all Indonesian final" di nomor speed putri. Hasil ini menegaskan kualitas atlet panjat tebing putri Indonesia.
Advertisement
Kemenangan di nomor speed ini melanjutkan tren positif dominasi Indonesia di cabang olahraga panjat tebing SEA Games 2025. Sehari sebelumnya, Indonesia juga telah mengawinkan medali emas di nomor lead.
Ardana Cikal Damarwulan dan Alma Ariella Tsany adalah pahlawan yang berhasil meraih emas di nomor lead putra dan putri. Pencapaian ini menjadi fondasi kuat bagi kontingen Merah Putih.
Hingga hari kedua cabang olahraga panjat tebing berlangsung, Indonesia telah mengumpulkan total empat medali emas, tiga perak, dan satu perunggu dari empat nomor yang telah dilombakan. Ini adalah bukti konsistensi performa atlet.
Advertisement
Kontingen Indonesia masih berpeluang besar untuk menegaskan dominasinya di cabang olahraga panjat tebing ini. Mereka akan berjuang di nomor bouldering putra dan putri yang dijadwalkan pada Minggu (14/12).
Advertisement
Untuk nomor bouldering putra, Indonesia akan diwakili oleh Rizky Aditya, Bomantara Bintang Prayuda, dan Mohammad Ferza Fernanda Abdi. Ketiga atlet ini diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik.
Sementara itu, di nomor bouldering putri, harapan medali disematkan pada Mayra Azalia Nabila, Nur Ismatul Sakdia, dan Nur Khalishah. Mereka akan berjuang keras untuk menambah pundi-pundi medali emas bagi Indonesia.
Dengan performa yang konsisten dan semangat juang tinggi, tim panjat tebing Indonesia optimis dapat meraih hasil maksimal. Target untuk menjadi juara umum di cabang olahraga ini semakin terbuka lebar.
Advertisement
Sumber: AntaraNews