Sorot
{{caption}}
Bersama Mahasiswa Surabaya, Disabilitas Penjual Es Kritik Kebijakan MBG

{{caption}}
Program 3 Juta Rumah Tembus 324 Ribu Unit hingga Juni 2026

{{caption}}
Demo Mahasiswa ITB Suarakan 4 Tuntutan

{{caption}}
Demo Mahasiswa Depan Kampus UKI, Lalu Lintas Cawang Tersendat

{{caption}}
Kejagung Segel Gudang Berisi Ribuan Unit Motor Listrik Kasus Korupsi BGN

{{caption}}
Hotel Sultan Dieksekusi Besok

Topik Terkait
{{caption}}
Akses Pendidikan Layak: Strategi Kemendukbangga/BKKBN Cegah Pernikahan Dini dan Stunting

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) menegaskan akses pendidikan layak menjadi kunci utama mencegah pernikahan dini, yang berisiko tinggi menyebabkan stunting dan perceraian, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

{{caption}}
Tahukah Anda? Pemkot Madiun Intensif Tekan Kehamilan Remaja untuk Cegah Stunting dan Masalah Sosial

Pemkot Madiun gencar **tekan kehamilan remaja Madiun** demi masa depan generasi muda. Apa saja langkah yang diambil untuk mencegah stunting dan persoalan sosial?

{{caption}}
Tahukah Anda, BKKBN Gandeng Tokoh Agama Tekan Angka Pernikahan Dini di Indonesia?

BKKBN menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk menekan angka pernikahan dini di Indonesia, mengingat risiko kesehatan dan sosial yang mengintai, serta target usia ideal pernikahan.

{{caption}}
Fakta Mengejutkan: 18 Kelahiran per 1.000 Remaja, BKKBN Gandeng Tokoh Agama Tekan Pernikahan Dini

BKKBN menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk menekan angka pernikahan dini yang masih tinggi, dengan 18 kelahiran per 1.000 remaja usia 15-19 tahun di Indonesia.

{{caption}}
Fakta Mengejutkan: 19,8% Stunting Nasional! Kemendukbangga dan Fatayat NU Bersatu dalam Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini Demi Indonesia Emas 2045

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) menggandeng Fatayat NU untuk memperkuat Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini, langkah krusial menuju Indonesia Emas 2045. Mengapa kolaborasi ini penting?

{{caption}}
Trivia: Angka Remaja Melahirkan Tertinggi di Banten, Pemkab Lebak Gencarkan Cegah Pernikahan Dini Demi Generasi Emas Bebas Stunting

Pemkab Lebak mengajak masyarakat untuk tidak menikahkan anak usia dini guna menekan angka stunting dan mempersiapkan generasi emas. Angka remaja melahirkan di Lebak tercatat paling tinggi di Banten, berkorelasi dengan tingginya kasus pernikahan dini.

{{caption}}
BKKBN: Pemberian Kontrasepsi Prinsip Cegah Kehamilan di Bawah 20 Tahun

BKKBN menegaskan prinsip pemberian kontrasepsi untuk mencegah kehamilan pasangan usia subur di bawah 20 tahun

{{caption}}
VIDEO: Heboh Kontrasepsi Buat Pelajar, Kemenkes Ungkap Urgensi & Pemprov Jakarta Siap Bagikan

Usia anak sekolah dan remaja diharuskan mendapat informasi dan edukasi soal sistem, fungsi, dan proses reproduksi.

{{caption}}
Pentingnya Pencegahan Pernikahan Dini demi Kesehatan Reproduksi pada Remaja

Pencegahan pernikahan dini dan pemahaman kesehatan reproduksi merupakan isu penting bagi remaja yang perlu diperhatikan.

{{caption}}
Hindari Stunting, Jangan Menikah Dini

Ibu yang hamil di usia terlalu muda belum siap secara fisik dan mental sehingga bayi berisiko stunting.

{{caption}}
Pemkab Lebak Ajak Warga Hindari Pernikahan Dini, Ini Alasannya

Terdapat berbagai risiko jika melakukan pernikahan dini.

{{caption}}
BKKBN Aceh Layani Kontrasepsi Korban Bencana Hidrometeorologi di Bireuen

BKKBN Aceh hadir memberikan layanan pemasangan alat kontrasepsi kepada korban bencana hidrometeorologi di Bireuen, memastikan kesehatan reproduksi tetap terpenuhi pascabencana dan meningkatkan kesadaran perencanaan keluarga.

{{caption}}
Program KB: Bukan Pembatasan, Melainkan Perencanaan Keluarga Ideal

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menegaskan Program KB bertujuan memastikan kesiapan pasangan usia subur untuk memiliki anak, bukan membatasi jumlah kelahiran. Simak selengkapnya mengenai pentingnya perencanaan keluarga.

{{caption}}
BKKBN Papua Catat Penurunan Peserta KB Baru di 2025, Kuatkan Sosialisasi

BKKBN Papua mencatat 13.198 peserta KB baru pada 2025, mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. BKKBN Papua terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat melalui sosialisasi intensif program KB.

{{caption}}
Pemerintah Prabowo Perkuat Program Keluarga Berencana untuk Keseimbangan Angka Kelahiran

Administrasi Presiden Prabowo Subianto memperkuat Program Keluarga Berencana guna mengendalikan pertumbuhan populasi dan menyeimbangkan angka kelahiran di seluruh wilayah Indonesia, menarik perhatian pada tantangan demografi.

{{caption}}
Kontrasepsi Bukan Pembatas, tapi Kunci Masa Depan

WCD relevan dengan tantangan pembangunan di Indonesia, mulai dari stunting, pernikahan dini, hingga ketimpangan akses layanan KB dan kesehatan reproduksi.

{{caption}}
Jelang Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia 2025: Tiap USD1 Investasi KB Berikan Manfaat Kesehatan Sebesar USD120

Ini berarti setiap USD1 investasi KB akan memberikan manfaat kesehatan dan sosial-ekonomi bagi masyarakat sebesar USD120.

{{caption}}
Apes, Pria di China Ketahuan Selingkuh Gara-Gara Alat Kontrasepsi Rp36.000 Gagal Bayar

Mengapa apotek dianggap melanggar privasi dan merusak hubungan pria tersebut? Berikut adalah urutan peristiwanya.

{{caption}}
Jurus Jitu Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan 1 Minggu, Metode Aman dan Terpercaya

Pelajari cara efektif mencegah kehamilan setelah berhubungan 1 minggu berikut ini.

{{caption}}
18 Jenis Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan, Mana yang Paling Efektif?

Artikel ini membahas berbagai metode kontrasepsi, tingkat efektivitasnya, dan pentingnya konsultasi dengan dokter sebelum memilih metode yang tepat.

{{caption}}
Jerawat Muncul Setelah Pasang IUD? Simak Penjelasan Ahli

Jerawat setelah pasang IUD bisa terjadi karena perubahan hormon. Simak penjelasan ahli tentang penyebab dan cara mengatasinya.

{{caption}}
Tips Minum Pil KB yang Tidak Bikin Mual, Gemuk dan Berjerawat

Berikut tips minum pil KB yang tidak bikin mual, gemuk dan berjerawat.

{{caption}}
Bertemu Wapres Ma’ruf, Ulama Madura Keberatan Alat Kontrasepsi Masuk Pelayanan Kesehatan Reproduksi

Ulama Madura ditengarai keberatan dengan poin e mengenai penyediaan alat kontrasepsi sebagai salah satu pelayanan kesehatan reproduksi.