BKKBN Aceh Layani Kontrasepsi Korban Bencana Hidrometeorologi di Bireuen
BKKBN Aceh hadir memberikan layanan pemasangan alat kontrasepsi kepada korban bencana hidrometeorologi di Bireuen, memastikan kesehatan reproduksi tetap terpenuhi pascabencana dan meningkatkan kesadaran perencanaan keluarga.
Banda Aceh – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh telah memberikan layanan pemasangan alat kontrasepsi kepada korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen BKKBN untuk memastikan akses layanan kesehatan reproduksi bagi masyarakat terdampak.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, menyatakan bahwa pelayanan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya korban bencana, mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi. Layanan ini sangat krusial dalam kondisi kebencanaan.
Kegiatan ini dilaksanakan di Gampong Krueng Beukah, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, menyasar kaum ibu pasangan usia subur. BKKBN Aceh fokus pada pemasangan implan, sebagai metode kontrasepsi jangka panjang.
Pelayanan Kesehatan Reproduksi Pasca Bencana
Pelayanan kontrasepsi yang diberikan BKKBN Aceh ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keluarga berencana. Selain itu, langkah ini juga mendukung kesehatan reproduksi masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang melanda pada akhir November 2025.
Safrina Salim menegaskan, “Pemasangan alat kontrasepsi ini merupakan komitmen kami serta untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan reproduksi memadai pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.” Ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kondisi warga yang rentan setelah musibah.
Salah seorang warga terdampak bencana, Aina, menyampaikan apresiasinya atas pelayanan yang diberikan. Ia merasa sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan reproduksi dan edukasi yang bertujuan mewujudkan keluarga berkualitas di tengah kondisi sulit.
Meningkatkan Kesadaran dan Akses KB di Wilayah Terdampak
Kepala Bidang KB dan Keluarga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) KB Kabupaten Bireuen, Munawar, menjelaskan bahwa masyarakat terdampak bencana di daerah tersebut sangat membutuhkan pelayanan kontrasepsi dan edukasi kesehatan reproduksi. Kehadiran BKKBN di wilayah bencana adalah wujud kepedulian pemerintah.
Pelayanan ini memastikan bahwa layanan kesehatan reproduksi masyarakat tetap terpenuhi pascabencana, meskipun dalam situasi yang menantang. Hal ini sejalan dengan tujuan BKKBN untuk menjaga keberlangsungan program keluarga berencana di wilayah bencana.
Melalui kegiatan ini, BKKBN Aceh tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa alat kontrasepsi, tetapi juga edukasi yang penting. Edukasi ini mencakup perencanaan keluarga yang sehat dan terencana, yang sangat dibutuhkan oleh para ibu dalam kondisi pascabencana.
Sumber: AntaraNews