Puluhan peserta sekolah lanjut usia (lansia) di kawasan Neuheun, Kabupaten Aceh Besar, baru-baru ini mengikuti kegiatan pembelajaran yang menarik. Mereka antusias belajar menganyam daun kelapa sebagai bekal berharga untuk kemandirian dan kontribusi sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan para lansia lebih tangguh serta bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Pembelajaran keterampilan praktis ini difasilitasi oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh. Acara tersebut dipusatkan di Sekolah Lansia Ceria Bersama, Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, pada hari Sabtu. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya BKKBN untuk memberdayakan kelompok usia lanjut di daerah tersebut.
Kepala BKKBN Aceh, Safrina Salim, menjelaskan bahwa sekolah lansia memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar tempat belajar formal. Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan membahagiakan bagi para peserta. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas hidup lansia melalui berbagai kegiatan positif dan interaksi sosial yang bermakna.
Advertisement
Advertisement
Salah satu materi utama yang diajarkan adalah keterampilan menganyam daun kelapa. Keterampilan ini tidak hanya mengisi waktu luang, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para lansia. Mereka dapat menghasilkan karya anyaman yang nantinya bisa dibagikan kepada tetangga atau bahkan memiliki potensi ekonomi.
Safrina Salim menekankan pentingnya kemandirian yang didapatkan dari pembelajaran ini. "Seperti belajar anyaman dari daun kelapa ini, mereka bisa membuatnya dan nantinya dibagikan kepada tetangga. Tentu itu membuat lansia mandiri. Dengan keterampilan tersebut, mereka merasa bermanfaat bagi orang lain," ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa program ini berupaya menumbuhkan rasa percaya diri dan kontribusi sosial di kalangan lansia.
Pembelajaran anyaman ini diikuti oleh sekitar 30-an pelajar sekolah lansia. Selain keterampilan tangan, kurikulum sekolah lansia juga mencakup materi pembelajaran religi. Contohnya adalah cara memandikan jenazah dan shalat jenazah, yang merupakan pengetahuan penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Advertisement
Advertisement
Tujuan utama dari Sekolah Lansia Ceria Bersama adalah menyediakan wadah bagi para lansia untuk berkumpul dan bersosialisasi. Lingkungan ini memungkinkan mereka untuk tidak hanya berdiam diri di rumah, tetapi juga berinteraksi dengan rekan-rekan seusia. Interaksi sosial ini krusial untuk menjaga kesehatan mental dan emosional lansia.
"Tujuan utama sekolah lansia sebenarnya tempat mereka berkumpul dan bersosialisasi dengan komunitas, sehingga mereka tidak di rumah terus, tetapi dapat bersama rekan seusia mereka," kata Safrina Salim. Aspek ini menjadi pilar penting dalam menjaga kualitas hidup lansia, mencegah isolasi, dan mempromosikan gaya hidup aktif.
Selain aspek sosial, program ini juga berupaya menciptakan suasana yang gembira dan positif. Dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan, diharapkan para lansia dapat merasakan kebahagiaan dan semangat baru dalam menjalani hari-hari mereka. Ini sejalan dengan visi BKKBN untuk mewujudkan lansia yang sehat, aktif, dan produktif.
Advertisement
Advertisement
Safrina Salim menjelaskan bahwa ada sejumlah dimensi yang diimplementasikan dalam pendidikan sekolah lansia ini. Dimensi tersebut mencakup aspek religi, kesehatan, cinta kasih, dan lingkungan. Pendekatan multidimensional ini memastikan bahwa kebutuhan holistik para lansia terpenuhi melalui berbagai materi dan kegiatan.
Pertemuan di sekolah lansia ini berlangsung secara berkala, dengan total 12 kali pertemuan. Untuk memastikan kualitas pembelajaran, pemateri yang dihadirkan adalah para ahli di bidangnya. Sebagai contoh, untuk materi kesehatan, didatangkan ahli dari Akademi Akupuntur Aceh, yang memberikan wawasan tentang akupunktur.
Fleksibilitas juga menjadi salah satu ciri khas program ini. Para peserta dapat menentukan sendiri lokasi berkumpul dan belajar mereka. "Mereka bisa menentukan sendiri di mana berkumpul dan belajar, apakah di ruang atau di tempat terbuka, seperti taman lapangan, atau lainnya. Pada intinya, tujuan sekolah lansia tersebut untuk membuat mereka senang dan bahagia," tutup Safrina Salim. Pendekatan ini memberikan kenyamanan dan rasa memiliki bagi para peserta.
Advertisement
Sumber: AntaraNews