Menkes Targetkan RS Kardiologi Emirat Indonesia Dikelola Pemkot Solo 5 Tahun Lagi
Saat ini RS Kardiologi Emirat Indonesia masih di bawah pengelolaan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kamis (29/1) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Kardiologi Emirat Indonesia (RS KEI), Solo. Budi Gunadi memastikan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien bedah jantung terbuka di RS hibah pemerintah Uni Emirat Arab.
Kedepan rumah sakit yang dikelola Kementerian Kesehatan melalui RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dengan dukungan penguatan tenaga medis spesialis dan subspesialis secara bertahap diharapkan bisa dikelola oleh Pemerintah Kota Solo.
Budi Gunadi menargetkan transisi pengelolaan RS KEI oleh Pemkot Solo terealisasi dalam waktu 5 tahun ke depan. Masa transisi akan dilakukan pihak RS dibawah manajemen RSUP dr Sardjito Yogyakarta.
"5 tahun ini periode yang pendek. Karena yang saya mau tidak hanya keahlian dokternya saja, tetapi juga tata kelola rumah sakit harus ditransfer. Termasuk budaya melayaninya, gimana nyatat keuangannya, penting itu. Itu dalam waktu 5 tahun harus dari sekarang ditraining. Jadi saya nitip dalam 5 tahun ini dipersiapkan transisinya," ujar dia.
Budi meminta Wali Kota Solo untuk melibatkan tenaga-tenaga ahli muda. Untuk itu ia juga minta agar segera dipersiapkan dengan matang pada masa transisi ini.
"Yang muda-muda, yang semangat-semangat, yang pintar-pintar, yang haus-haus belajar supaya mereka belum terpatri itu budaya lamanya gitu ya. Nanti orang-orang mudanya pak wali ini akan kita akselerasi kemampuan skill-nya, kemampuan manajemennya, kemampuan tata kelolanya supaya nanti dalam lima tahun bisa ganti," ungkapnya.
Masih Layani Pasien Limpahan RSUP Sardjito Yogyakarta
Budi tak membantah jika saat ini RS KEI Solo masih melayani pasien limpahan dari RSUP Sardjito Yogyakarta. Meski demikian, ia terus mendorong layanan RS KEI dapat diakses seluruh masyarakat dari semua kalangan hingga tingkat bawah.
"Kita masih dalam proses untuk mendapatkan persetujuan BPJS untuk rumah sakit ini. Pak Wali akan bantu mempercepat. Karena begitu bantu mempercepat, nanti teman-teman yang dari Solo yang BPJS bisa menikmati," terangnya.
Direktur Utama RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Eniarti, menambahkan RS KEI telah melayani berbagai layanan kesehatan. Di antaranya gawat darurat, rawat jalan, konsultasi dokter spesialis jantung, medical check up, rawat inap hingga VIP serta president suite.
"Total per hari ini di angka 582 masyarakat yang sudah kita layani," ucapnya.
Lanjut dia, RS KEI terus berupaya melayani pasien BPJS sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan optimal.
"Kami akan terus meningkatkan kualitas jangkuan layanan agar RS KEI dapat menjadi RS rujukan tidak hanya unggul secara teknologi, tapi mengedepankan nilai kemanusiaan, empati dan pelayanan berpusat pada pasien. RS KEI sudah terakreditasi dengan lulus paripurna," pungkas dia.