Menhut: Penyuluh Kehutanan Adalah Ujung Tombak Kebijakan Pemerintah
Menhut mengapresiasi kerja keras para penyuluh yang telah menjalankan tugas dengan penuh komitmen, meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan, penyuluh kehutanan memiliki peran strategis dan menjadi ujung tombak dalam implementasi kebijakan pemerintah di lapangan. Menurutnya, kebijakan sebaik apapun tidak akan berarti tanpa keterlibatan aktif para penyuluh.
"Penyuluh kehutanan membanggakan dan sangat penting perannya. Penyuluh bagi saya adalah ujung tombak kebijakan pemerintah seideal apapun policy yang diputuskan yang diambil di pusat, Jakarta, tidak akan ada arti apa-apa tanpa adanya penyuluh," katanya, Rabu (14/5).
Raja Antoni menekankan pentingnya semangat belajar bagi para penyuluh. Ia menyebut, penyuluh harus memiliki kesadaran akan luasnya ilmu pengetahuan dan terus memperbarui wawasan.
"Salah satu tanggungjawab sekaligus kualifikasi yang wajib dimiliki penyuluh adalah memiliki kesadaran bahwa ilmun pengetahuan itu luas sekali, seluas samudra dan bapak ibu sekalian dari hari ke hari selalu ingin belajar suatu yang baru. Bagaimana mau menyuluh kalau pengetahuannya masih sepotong-sepotong," ujarnya.
Evaluasi Kebijakan Jadi Tugas Penting Penyuluh
Lebih lanjut, ia mengingatkan, penyuluh juga harus mampu mengevaluasi dan memformulasikan kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Tanggung jawab bapak sekalian menjadi lebih krusial lagi tidak hanya menjadi perpanjangan tangan atau menjadi lidahnya untuk kebijakan, tapi bapak ibu sekalian juga harus formulasikan mengevaluasi tadi dikatakan dan kemudian menjadi rekomendasi apa yang harus diperbaiki, misalnya ini tidak boleh terjadi lagi, kebijakan ini tidak relevan tidak efisien karena tidak ada gunanya," ujar Menhut.
"Berani mengatakan itu, bagaimana lalu apa alternatifnya bapak ibu juga bisa sampaikan, apa yang menjadi rekomendasi," sambungnya.
Menhut Raja Antoni mengapresiasi kerja keras para penyuluh yang telah menjalankan tugas dengan penuh komitmen, meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
"Saya mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada bapak ibu sekalian yang sudah bekerja dengan penuh dedikasi dan komitmen, berkeringat dan semoga tidak berdarah-darah, tiap hari melakukan pekerjaan yang susah ini, sekali lagi atas nama kementerian saya mengucapkan terimakasih banyak," tutupnya.