Lepas Siswa SMK Kehutanan, Menhut: Komitmen Prabowo Utamakan Pengembangan SDM
Raja Juli Antoni menegaskan langkah ini merupakan bagian dari komitmennya menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan, pelepasan siswa-siswi SMK Kehutanan Negeri bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam kehidupan dan karier. Hal ini ia sampaikan dalam sambutan upacara pelepasan siswa di SMK Kehutanan Negeri Makassar, Kamis (15/5).
“Saya ingin berpesan kepada kalian bahwa pelepasan siswa hari ini bukanlah akhir perjalanan, tetapi adalah perjalanan panjang,” katanya.
Dia meminta para lulusan untuk tidak berhenti belajar, baik melalui jalur formal maupun informal. Ia menekankan pentingnya pembekalan ilmu dan keterampilan untuk menghadapi dunia kerja, terutama di sektor kehutanan.
Dalam kesempatan itu, Raja Antoni menyampaikan, dirinya telah mengunjungi secara langsung tiga dari lima SMK Kehutanan Negeri yang ada di Indonesia. Ia menegaskan langkah ini merupakan bagian dari komitmennya menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya sebagai Menteri Kehutanan telah mengunjungi secara fisik tiga dari lima SMK Kehutanan Negeri yang ada. Ini bagian dari komitmen saya sebagai pembantu dari Presiden Pak Prabowo yang mengutamakan, menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.
Buka Akses Kerja untuk Alumni SMK Kehutanan
Raja Antoni berjanji akan terus memperjuangkan eksistensi SMK Kehutanan dan membuka akses kerja bagi para alumninya di sektor kehutanan, baik di kementerian maupun di lembaga lainnya.
“Saya akan tetap memperjuangkan, memperbaiki eksistensi SMK Kehutanan serta memberikan akses seluas-luasnya kepada alumni SMK Kehutanan untuk dapat bekerja di kementerian maupun di sektor lembaga kehutanan,” ungkapnya.
Acara pelepasan ini turut dihadiri Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar dan Kepala BP2SDM Indra Eksploitasia. Selain itu, acara juga diikuti secara daring oleh SMK Kehutanan Negeri dari berbagai daerah di Indonesia.