Mengenal Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya Pengganti Ade Ary
Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025. Kombes Budi Hermanto pun menggantikan Ade Ary Syam Indradi.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi Perwira Menenagah (Pamen) hingga Perwira Tinggi (Pati) Polri. Salah satunya adalah Kabid Humas Polda Metro Jaya kini dijabat Kombes Budi Hermanto menggantikan Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025. Kombes Budi Hermanto pun menggantikan Ade Ary Syam Indradi.
"Iya benar," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo saat dikonfirmasi, Senin (29/9).
Sosok Kombes Budi Hermanto sendiri merupakan perwira lulusan Akademi Polisi (Akpol) tahun 2000. Menapaki karir di Korps Bhayangkara, Kombes Budi Hermanto memulainya dengan menjadi Pama Polda Jambi tahun 2001. Kemudian, di tahun 2004 ia menjabat sebagai Danton Tar Akpol, selanjutnya Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Polda Metro Jaya pada 2016.
Di jajaran Polda Jatim, ia menduduki sejumlah jabatan penting, di antaranya Kapolres Batu pada 2017, Kapolres Blitar pada 2019, hingga Kapolresta Malang Kota sejak 2021 hingga 2024.
Dijuluki Bapak Disabilitas
Saat menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota, Kombes Budi Hermanto mendapatkan julukan Bapak Disabilitas dari kelompok Difabel Malang.
Bukan tanpa sebab, selama 3 tahun kepemimpinannya di Malang kota, ia merekrut empat orang disabilitas untuk bekerja di Polresta Malang Kota serta memprioritaskan pelayanan publik yang ramah bagi kelompok rentan.
Moncer di Akademi
Kombes Budi Hermanto juga pernah meraih dua penghargaan yaitu Sanyata Suma Nasa Wirautama dan Branding Nastrap Inovatif dalam acara Yudisium Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-34 Tahun Anggaran 2025. Acara tersebut berlangsung di Lembang, Jawa Barat, pada hari Jumat, 20 Juni 2025 lalu.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kalemdiklat Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan inovasi yang ditunjukkan selama proses pendidikan di Sespimti.
Penghargaan yang diterima Budi Hermanto ini merupakan pengakuan terhadap kontribusi akademis dan inovatifnya. Salah satu aspek yang menjadi dasar penilaian adalah karya tulisnya yang membahas isu kejahatan berbasis teknologi, khususnya mengenai robot trading fiktif. Dalam penelitiannya yang berjudul
"Strategi Penguatan Pencegahan Kejahatan Teknologi Keuangan Robot Trading guna Mendukung Kebijakan Astacita Reformasi Hukum dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045", Budi Hermanto menekankan pentingnya perlindungan terhadap sistem keuangan digital dari ancaman kejahatan terstruktur yang berbasis teknologi. "Prestasi ini bukan tujuan utama dari proses pendidikan. Yang paling penting adalah bagaimana kami bisa kembali ke tengah masyarakat dan mengabdi dengan bekal ilmu dari Sespimti," ungkap Kombes Budi Hermanto.