Marak Ajaran Umi Cinta 'Masuk Surga Bayar Rp1 Juta', Begini Respons Polisi
PY biasa dipanggil Umi Cinta menyebarkan ajaran 'Masuk Surga Bayar Rp1 Juta'.
Beredar kegiatan keagamaan yang digelar PY, perempuan di Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi. PY biasa dipanggil Umi Cinta menyebarkan ajaran 'Masuk Surga Bayar Rp1 Juta'.
Merespons fenomena tersebut, polisi buka suara. Kapolres Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan hingga saat ini belum menerima laporan.
"Belum ada (laporan polisi). Ini kan masih dirapatkan dulu, nanti kalau misalkan ini baru nanti disampaikan perkembangan," kata Kusumo Wahyu Bintoro di Polda Metro Jaya, Kamis (14/8).
Polisi juga masih menunggu hasil klarifikasi dan rekomendasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebelum menentukkan langkah-langkah penyelidikan.
Isu itu ramai di Perumahan Dukuh Zamrud, Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, setelah salah satu mantan jemaah mengumbar kabar tak sedap mengenai aktivitas jemaah selama menjadi murid dari Umi Cinta.
Di sebutkan, salah satunya Umi Cinta menjanjikan surga bagi jemaah yang mau membayar uang Rp1 juta.
Isu Pungutan Rp1 Juta
Terkait isu pungutan Rp1 juta, Kusumo membantahnya berdasarkan keterangan sementara yang diterima dari beberapa jemaah.
"Untuk kebenaranya kami masih ini kan. Kalau kemarin dari hasil beberapa yang menyampaikan belum ada keluar istilah angka seperti itu. Keterangan berbeda dengan apa yang disampaikan (jemaah). Tidak seperti itu (tidak ada Rp 1 juta)," jawab Kusumo.
Kusumo mengatakan, kepolisian sejauh ini hanya berperan menjaga keamanan agar situasi tetap kondusif agar tidak ada tindakan-tindakan yang merugikan. Sementara itu, perkembangan penanganan kasus ini akan sangat bergantung pada rekomendasi FKUB.
"Dari FKUB hari ini mengadakan pemanggilan kepada Umi cinta untuk diundang untuk memberikan klarifikasi berkaitan dengan kegiatan-kegiatan itu," ucap dia.
Dia menjelaskan, puluhan jemaah melaksankan kegiatan berbentuk pengajian rutin di kediaman PY di Dukuh Zamrud, Mustika Jaya. Namun detailnya masih akan didalami.
"Kegiatannya semacam pengajian di rumah itu, untuk tinggal kadang di rumah itu kadang di tempat lain," ujar dia.