Lansia di Tangerang Terisolasi Usai Akses Rumah Dipagar Tetangga, Minta Bantuan Prabowo dan Polisi
Aksi pemagaran rumah lansia itu viral setelah diunggah di media sosial.
Akses rumah warga di Jalan Gang Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang diduga sengaja dipagari hingga menyebabkan pasangan lansia yang berada di dalam rumah terisolasi. Aksi pemagaran rumah lansia itu viral setelah diunggah di media sosial.
Dalam unggahan video di media sosial memperlihatkan wanita lanjut usia tersebut berdiri di antara pagar dan akses depan rumah wanita tersebut. Dalam video itu, sang wanita memohon bantuan karena akses ke area rumah terisolasi akibat pemagaran disekililing akses rumahnya.
"Pak Presiden Prabowo tolong saya, saya enggak bisa jalan. Jalanan saya ditutup, tolong. Pak polisi dari mana pun tolong saya," ucap wanita lansia itu.
Kondisi Suami
Dia bahkan menyebut jika suaminya yang sedang sakit dan butuh pemeriksaan kesehatan menjadi terhalang pagar ketika ingin keluar masuk rumah.
"Suami saya mau checkup aja susah lewat pak polisi. Enggak bisa lewat. Enggak ada kesalahan apa-apa di saya pak, tolong saya, orang miskin, orang terhina,” ujar dia.
Wanita itu pun berkali-kali menyebut nama Presiden Prabowo Subianto dan institusi Polri agar bisa membantu akses jalan penghuni rumah. Sebab wanita lansia itu beranggapan jika pengurus RT sampai Lurah setempat tak mampu membantunya dalam permasalahan pagar yang menutup akses jalan rumahnya.
“Aku percaya, pak presiden prabowo tolong rakyat. Pak polisi dari mana pun tolong hambamu ini tuhan. Pak polisi hamba mau lewat aja engga bisa. Tolong saya, mau bukain pintu pak. Suami saya mau check aja susah. Engga bisa lewat. Tolong rakyat kecil. Lurah diem aja, rt juga diem. Engga mau membantu. Tolong saya pak,” terang dia.
Alasan Dipagar
Pemilik rumah Afon Hendrik (73) menerangkan jika pemagaran akses keluar masuk rumahnya dilakukan Rabu (12/3) kemarin. Saat itu dia dan anggota keluarganya yang lain berada di dalam rumah dan tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya menyaksikan ketika para pekerja yang disuruh oleh tetangganya, Mandor Usin
“Iya rumah saya ditembok. Itu yang nyuruh Mandor Usin (tetangga korban),” jelasnya.
Hendrik menyebut panjang pagarnya sekitar 10 meter dan lebar 5 meter dengan ketinggian antara 1 atau 1,5 meter. Tak ada cara lain ketika penghuni rumah ingin keluar masuk area rumah kecuali dengan memanjat pagar.
“Salah satu cara cuma manjat pagar,” ujar dia.
Hendrik pun mengaku heran dengan alasan dan maksud tetangganya memagar akses jalan ke rumahnya.
“Saya juga bingung,” tandas Hendrik.