KSAD Jenderal Maruli: Pascabencana Tak Ada Pilihan Selain Kerja Keras
Kerja keras menjadi satu-satunya pilihan dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan bahwa kerja keras menjadi satu-satunya pilihan dalam penanganan dan pemulihan pascabencana, tanpa larut dalam kesedihan yang justru akan menghambat kebangkitan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kasad saat meninjau langsung pengerjaan jembatan putus yang menghubungkan Kelurahan Hutanabolon dengan Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (9/1/2026).
“Kita tidak punya pilihan selain kerja keras. Kalau terlalu larut dalam kesedihan justru akan menambah beban. Lebih baik kita fokus pada apa yang bisa dilakukan hari ini. Kita dukung dan ajak masyarakat untuk bekerja agar harapan itu bisa tumbuh,” tegas Kasad.
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pembangunan jembatan-jembatan yang selama ini terabaikan akan menjadi prioritas, sejalan dengan perhatian Presiden RI terhadap persoalan jembatan putus yang menjadi hambatan utama mobilitas dan perekonomian masyarakat.
Selain meninjau pembangunan jembatan, KSAD juga meninjau sejumlah fasilitas pendidikan terdampak bencana, yakni SDN 152981 A, SDN 152982 B, serta SD Darurat di Desa Hutanabolon. Pada kesempatan tersebut, KSAD menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, alat tulis, dan kebutuhan pendukung belajar lainnya kepada para siswa.
Bupati Tapanuli Tengah Apresiasi
Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mabes TNI AD, khususnya kepada Kasad, atas perhatian dan bantuan nyata yang diberikan kepada masyarakat Tapteng.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Kasad yang telah membawa jembatan Armco ke daerah kami. Ini sangat membantu membuka kembali akses masyarakat,” ungkap Masinton.
Kunjungan Kasad ini diharapkan menjadi dorongan nyata percepatan pemulihan infrastruktur di Tapanuli Tengah, sekaligus menumbuhkan optimisme bahwa wilayah terdampak bencana mampu bangkit lebih kuat, aman, dan berkelanjutan.