KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak: Paskah Momentum Persatuan untuk Indonesia Maju

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengajak jajarannya menjadikan Paskah sebagai Paskah Momentum Persatuan, memperkuat iman dan solidaritas demi kemajuan bangsa.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak: Paskah Momentum Persatuan untuk Indonesia Maju
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengajak jajarannya menjadikan Paskah sebagai Paskah Momentum Persatuan, memperkuat iman dan solidaritas demi kemajuan bangsa. (AntaraNews)

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyerukan kepada seluruh jajarannya untuk menjadikan perayaan Paskah sebagai Paskah Momentum Persatuan. Ajakan ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan keimanan demi kemajuan bangsa Indonesia. Pesan penting ini disampaikan Maruli dalam peringatan Paskah yang dihadiri oleh prajurit, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Acara peringatan Paskah tersebut berlangsung pada Kamis, 9 April, di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta. Jenderal Maruli menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Paskah sangat relevan untuk diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini diharapkan dapat mendorong seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama mencapai tujuan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Maruli juga menegaskan pentingnya Paskah dalam mewujudkan penguatan iman serta solidaritas prajurit dan ASN TNI AD yang prima. Solidaritas dan iman yang kokoh ini menjadi landasan utama dalam mendukung visi Indonesia Maju. Oleh karena itu, perayaan ini diharapkan tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga inspirasi untuk tindakan nyata.

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara khusus menyoroti bagaimana Paskah mengajarkan umat Kristiani untuk membangun nilai keimanan dan solidaritas antar sesama. Menurutnya, nilai-nilai ini sangat krusial dalam membentuk karakter prajurit dan ASN TNI AD yang tangguh. Dengan keimanan yang kuat, setiap individu akan memiliki integritas dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Solidaritas yang tinggi juga akan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif di lingkungan TNI AD. Hal ini memungkinkan seluruh jajaran untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan. Maruli berharap semangat Paskah dapat meresap ke dalam setiap anggota, memperkuat ikatan persaudaraan dan profesionalisme.

Penguatan iman dan solidaritas ini bukan hanya untuk internal TNI AD, melainkan juga berdampak luas bagi masyarakat. Ketika prajurit dan ASN memiliki fondasi moral yang kuat, mereka akan menjadi teladan dalam menjaga persatuan. Ini adalah langkah penting dalam membangun bangsa yang kokoh dan berdaya saing di kancah global.

Maruli melanjutkan, dengan nilai keimanan dan solidaritas yang tinggi, seluruh elemen masyarakat dapat saling bergandengan tangan mewujudkan Indonesia yang damai dan maju. Tujuan mulia ini hanya bisa dicapai ketika setiap individu mampu menyampingkan keinginan pribadi. Prioritas utama haruslah persatuan serta kemajuan bangsa di atas segalanya.

Peringatan Paskah diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai keimanan yang kuat serta membangun solidaritas kokoh. Hal ini sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD secara optimal. Tugas pokok tersebut meliputi menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, dan melindungi segenap bangsa Indonesia dari ancaman.

Jenderal Maruli mengharapkan momentum Paskah ini bisa diresapi oleh seluruh jajarannya. Dengan demikian, ke depan TNI AD bisa semakin kuat dalam menjalankan tugas keamanan negara. Keamanan yang terjaga akan menjadi fondasi bagi pembangunan dan kemajuan Indonesia di berbagai sektor.

Ibadah Paskah tersebut dipimpin oleh Pendeta Godlif Yohanes. Turut hadir pula Wakil Uskup TNI-Polri Romo Kolonel (Sus) Yos Bintoro, Pr., serta Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Aloysius Budi Purnomo. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan renungan, penyalaan lilin Paskah oleh KSAD dan Ketua Umum Persit KCK, serta doa bersama yang dipimpin Pendeta Etika Saragih.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi