KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Tinjau Pemulihan Pasca Banjir di Tapanuli Tengah

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau langsung sekolah dan posko pengungsi yang terdampak banjir bandang di Tapanuli Tengah, menegaskan komitmen TNI AD dalam upaya pemulihan pasca bencana.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Tinjau Pemulihan Pasca Banjir di Tapanuli Tengah
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau langsung sekolah dan posko pengungsi yang terdampak banjir bandang di Tapanuli Tengah, menegaskan komitmen TNI AD dalam upaya pemulihan pasca bencana. (AntaraNews)

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Jumat (9/1). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi sekolah dan posko pengungsi yang terdampak banjir bandang akhir November 2025 lalu. Kehadiran KSAD Maruli Simanjuntak menunjukkan perhatian serius TNI AD terhadap pemulihan pasca bencana di wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya, Jenderal Maruli Simanjuntak didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi militer dan pemerintah daerah. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan yang memadai, serta kesiapan fasilitas pendidikan untuk kembali berfungsi normal. Koordinasi erat antara TNI AD, pemerintah daerah, dan pihak terkait menjadi kunci dalam percepatan proses pemulihan.

Fokus utama peninjauan meliputi kondisi infrastruktur, terutama fasilitas pendidikan, serta kesiapan posko pengungsi dalam melayani kebutuhan dasar warga. KSAD juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pihak sekolah untuk memahami tantangan yang dihadapi. Hal ini dilakukan guna memastikan bantuan dan upaya pemulihan yang diberikan tepat sasaran.

Dalam agenda peninjauannya, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak mengunjungi SD Negeri 1A dan 1B di Kelurahan Tukka, salah satu wilayah yang terdampak parah. Di sana, ia menyerahkan bantuan pendidikan yang sangat dibutuhkan oleh sekolah dan siswa. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi fasilitas pendidikan.

Bantuan yang diserahkan meliputi satu unit mesin sumur bor dan perlengkapan sekolah. Mesin sumur bor ini krusial untuk menjamin ketersediaan air bersih di lingkungan sekolah, yang merupakan salah satu kebutuhan dasar pasca bencana. Selain itu, perlengkapan sekolah akan mendukung kelancaran proses belajar mengajar yang sempat terganggu.

Pemberian bantuan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan siswa dan guru, tetapi juga sebagai stimulan bagi masyarakat. Diharapkan, inisiatif ini dapat mendorong partisipasi aktif warga dalam upaya memulihkan fasilitas pendidikan yang rusak. Pemulihan sektor pendidikan menjadi prioritas agar generasi muda tidak kehilangan kesempatan belajar.

Setelah meninjau sekolah, Jenderal Maruli Simanjuntak melanjutkan kunjungannya ke Posko Pengungsi Simpang Sipange dan sekolah darurat. Di lokasi ini, ia secara langsung melihat kondisi para pengungsi, fasilitas pelayanan yang tersedia, serta proses pembelajaran sementara bagi siswa yang terdampak bencana. Hal ini penting untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.

KSAD Maruli menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam fase pemulihan pascabencana. Perencanaan ini harus mencakup berbagai sektor vital, termasuk pendidikan, perumahan, sarana dasar, dan penyediaan air bersih di sekolah. Pendekatan komprehensif diperlukan agar pemulihan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Untuk mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah, sebanyak 35 unit alat berat telah dikerahkan. Armada ini mencakup 10 truk jungkit yang akan membantu membersihkan puing-puing dan memperbaiki infrastruktur yang rusak. Pengerahan alat berat ini menunjukkan keseriusan dalam penanganan dampak bencana.

Jenderal Maruli Simanjuntak menyampaikan harapannya agar kehadiran TNI AD di Tapanuli Tengah dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat. Lebih dari itu, ia berharap TNI AD dapat secara aktif membantu mempercepat pemulihan kehidupan warga yang terdampak. Peran aktif militer sangat dibutuhkan dalam situasi darurat seperti ini.

Ia juga menegaskan pentingnya kerja keras dan kolaborasi yang erat antara seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, sinergi ini adalah kunci agar proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat dan menghasilkan dampak yang tepat sasaran. Tanpa kerja sama yang baik, upaya pemulihan akan menghadapi banyak kendala.

Komitmen TNI AD untuk terus mendampingi masyarakat dalam masa sulit ini menjadi pesan utama dari kunjungan KSAD. Dengan dukungan penuh dan koordinasi yang baik, diharapkan Tapanuli Tengah dapat segera bangkit dan pulih sepenuhnya dari dampak banjir bandang yang terjadi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi