Korea Selatan, Tim yang Tak Pernah Absen, Targetkan Juara Piala Asia U-23 2026
Pelatih Korea Selatan, Lee Min-sung, optimis menatap Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi. Akankah dominasi mereka berlanjut setelah selalu lolos putaran final dan menargetkan juara Piala Asia U-23?
Tim nasional U-23 Korea Selatan telah menetapkan target ambisius untuk meraih gelar juara pada edisi ketujuh Piala Asia U-23 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi pada Januari tahun depan. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh pelatih Lee Min-sung, menyusul keberhasilan timnya melaju ke putaran final.
Kepastian lolosnya Korea Selatan didapat setelah mereka tampil dominan di babak kualifikasi Grup J, meraih poin sempurna di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Kemenangan atas Indonesia menjadi penutup manis fase grup, menandakan kesiapan mereka menghadapi tantangan yang lebih besar di turnamen utama.
Selain Piala Asia U-23, Min-sung juga mengungkapkan bahwa timnya memiliki target lain, yaitu Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Nagoya, Jepang. Persiapan matang akan menjadi kunci untuk mencapai kedua tujuan penting tersebut, mengingat reputasi Korea Selatan di kancah sepak bola usia muda.
Ambisi Juara dan Persiapan Matang
Pelatih Lee Min-sung secara tegas menyatakan ambisi timnya untuk menjadi yang terbaik di Piala Asia U-23 2026. "Tentu saja, kami menargetkan untuk memenangkan kejuaraan," ujar Min-sung dalam konferensi pers setelah pertandingan terakhir kualifikasi.
Fokus tidak hanya tertuju pada turnamen regional, tetapi juga pada ajang multi-olahraga terbesar di Asia. "Selanjutnya, kami juga ingin menargetkan Asian Games 2026 (di Nagoya, Jepang). Jadi, kami akan mempersiapkan diri untuk turnamen pertama kami," tambahnya, menunjukkan perencanaan jangka panjang.
Persiapan yang komprehensif akan menjadi prioritas utama bagi skuad Korea Selatan U-23. Dengan dua turnamen besar di depan mata, mereka bertekad untuk menyajikan performa terbaik dan membuktikan dominasi sepak bola Korea Selatan di level junior.
Rekam Jejak Gemilang Korea Selatan di Piala Asia U-23
Korea Selatan memiliki rekam jejak yang impresif di Piala Asia U-23, menjadi satu-satunya negara yang tidak pernah absen dalam enam edisi putaran final sejak turnamen ini pertama kali digelar pada tahun 2013. Konsistensi ini menunjukkan kekuatan dan kedalaman skuad mereka.
Dalam empat edisi pertama, Korea Selatan selalu berhasil mencapai babak semifinal, dengan pencapaian puncaknya menjadi juara pada edisi 2020. Ini membuktikan kapabilitas mereka untuk bersaing di level tertinggi dan meraih gelar juara.
Namun, dua edisi terakhir menunjukkan tantangan tersendiri bagi Korea Selatan, di mana mereka gagal melewati babak perempat final. Salah satu momen yang paling diingat adalah ketika mereka disingkirkan oleh Indonesia asuhan pelatih Shin Tae-yong pada edisi sebelumnya (2024).
Menanggapi hasil tersebut, pelatih Lee Min-sung berjanji akan ada peningkatan signifikan. "Tahun depan, kami akan menunjukkan performa yang lebih baik di putaran final," tegas pelatih berusia 52 tahun tersebut, menandakan tekad untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.
Performa Sempurna di Babak Kualifikasi
Perjalanan Korea Selatan menuju Piala Asia U-23 2026 dimulai dengan gemilang di babak kualifikasi. Mereka berhasil mengakhiri Grup J dengan catatan sempurna, meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan.
Kemenangan tipis 1-0 atas Indonesia pada laga terakhir grup dicetak oleh Hwang Do-yoon pada menit ke-7. Gol tunggal ini memastikan Korea Selatan mengumpulkan sembilan poin maksimal, dengan catatan impresif mencetak 13 gol dan tanpa kebobolan satu pun.
Min-sung mengungkapkan kepuasannya atas pencapaian tim. "Kami senang mencapai tujuan pertama kami, yaitu memenangkan ketiga pertandingan dan melaju ke putaran final. Berkat usaha para pemain, kami dapat mencapai tujuan kami. Selamat kepada para pemain dan terima kasih untuk mereka," pujinya.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Indonesia, yang gagal melangkah ke putaran final Piala Asia U-23 untuk kedua kalinya secara beruntun, setelah sempat menjadi debutan pada edisi 2024 di Qatar.
Sumber: AntaraNews