Kisah Inspiratif: Bupati Purwakarta Perbaiki Rumah Terpal Pasutri, Wujudkan Hunian Layak dan Martabat Warga
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengambil tindakan nyata perbaiki rumah terpal milik Ujang dan Juwita, mengubah gubuk tak layak menjadi hunian permanen demi martabat warga.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi warganya dengan mengambil tindakan nyata. Ia secara langsung membongkar sebuah gubuk beratap terpal yang selama ini ditempati oleh pasangan suami istri, Ujang dan Juwita, di Kecamatan Jatiluhur.
Langkah ini diambil setelah bupati merasa prihatin mendengar kabar adanya warga yang tinggal di hunian tidak layak selama bertahun-tahun. Kondisi gubuk tersebut sangat memprihatinkan, hanya beratapkan terpal dan berdinding seadanya, jauh dari standar kelayakan.
Inisiatif bupati ini bertujuan untuk membangun kembali rumah yang lebih layak bagi keluarga Ujang dan Juwita. Selama proses pembangunan, Pemerintah Kabupaten Purwakarta juga menyediakan hunian sementara agar mereka tetap aman dan nyaman.
Prioritas Hunian Layak dan Martabat Warga Purwakarta
Bupati Saepul Bahri Binzein menegaskan bahwa perbaikan rumah ini bukan hanya tentang bangunan fisik semata. Ini adalah upaya untuk mengembalikan martabat warga Purwakarta yang berhak atas hunian yang layak dan manusiawi. Kondisi rumah terpal Ujang dan Juwita menjadi cerminan perlunya perhatian lebih terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan langsung bupati ke lokasi gubuk terpal tersebut membuktikan komitmennya. Ia melihat sendiri bagaimana kondisi tempat tinggal itu tidak mampu memberikan kenyamanan maupun perlindungan yang memadai. Keputusan untuk membongkar dan membangun ulang diambil berdasarkan penilaian mendalam terhadap kelayakan hidup.
Selama proses konstruksi, Pemkab Purwakarta memastikan keluarga Ujang tidak terlantar. Mereka mendapatkan hunian sementara yang aman dan nyaman. Ini menunjukkan pendekatan holistik pemerintah daerah dalam menangani masalah perumahan warga.
Sinergi Pemerintah dan Baznas Wujudkan Kesejahteraan
Untuk merealisasikan pembangunan rumah layak ini, Bupati Purwakarta menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Purwakarta. Kolaborasi ini menjadi kunci penting dalam mempercepat proses pembangunan dan memastikan sumber daya yang memadai. Sinergitas ini mencerminkan semangat gotong royong dalam pembangunan daerah.
Ketua Baznas Purwakarta, Rika Rilayawati, menyatakan kesiapan lembaganya untuk berkolaborasi. Pihaknya berkomitmen penuh dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui penyediaan hunian layak. Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi model bagi program serupa di masa mendatang.
Mang Ujang, pemilik rumah, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas bantuan ini. Ia merasa bersyukur karena mimpinya memiliki rumah layak akhirnya terwujud berkat kepedulian bupati dan semua pihak. "Alhamdulillah, saya dan keluarga akhirnya bisa merasakan rumah yang lebih baik," ujarnya.
Sinergitas antara pemerintah daerah dan lembaga sosial seperti Baznas menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan warga. Ini membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang kuat, berbagai masalah sosial dapat diatasi secara efektif dan berkelanjutan. Program ini adalah contoh nyata kepedulian terhadap masyarakat.
Sumber: AntaraNews