Investasi Korea Selatan Dominasi Penanaman Modal Asing di Purwakarta 2025

Investasi Korea Selatan menjadi sorotan utama dalam penanaman modal asing di Purwakarta sepanjang tahun 2025, menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Investasi Korea Selatan Dominasi Penanaman Modal Asing di Purwakarta 2025
Investasi Korea Selatan menjadi sorotan utama dalam penanaman modal asing di Purwakarta sepanjang tahun 2025, menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi daerah. (AntaraNews)

Purwakarta mencatat lonjakan signifikan dalam realisasi investasi sepanjang tahun 2025. Data terbaru menunjukkan dominasi investor asing dari Korea Selatan. Capaian ini menegaskan posisi Purwakarta sebagai destinasi investasi menarik di Jawa Barat.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Purwakarta melaporkan total realisasi investasi mencapai Rp12,47 triliun. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp11,20 triliun. Keberhasilan ini didorong oleh iklim usaha yang kondusif.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyoroti peran strategis kawasan industri di wilayahnya. Kawasan tersebut menjadi daya tarik utama bagi para investor global. Ini termasuk investor dari Korea Selatan yang paling banyak menanamkan modal.

Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Purwakarta berhasil membukukan realisasi investasi yang sangat menggembirakan. Total investasi yang masuk mencapai Rp12,47 triliun. Angka tersebut melampaui target sebesar Rp11,20 triliun, atau 111,36 persen dari target awal.

Pencapaian ini menunjukkan tren positif dan peningkatan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi Purwakarta. Investasi tersebut terbagi menjadi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN). PMDN menyumbang sekitar Rp9,58 triliun.

Sementara itu, penanaman modal asing (PMA) berkontribusi sebesar Rp2,89 triliun. Realisasi investasi yang solid ini menjadi indikator kuat pertumbuhan ekonomi daerah. Ini juga menjadi bukti efektivitas kebijakan pemerintah daerah.

Dari total penanaman modal asing, investor dari Korea Selatan memimpin dengan nilai investasi terbesar. Mereka menanamkan modal sekitar Rp750,11 miliar di Purwakarta. Angka ini menunjukkan dominasi signifikan dari negara tersebut.

Selain Korea Selatan, negara-negara lain juga turut berinvestasi di Purwakarta. Jepang menyumbang Rp435,36 miliar, Singapura sebesar Rp383,85 miliar, dan Belanda Rp295,85 miliar. Keberagaman investor asing ini memperkuat ekosistem industri daerah.

Dominasi investasi Korea Selatan ini tidak terlepas dari daya tarik kawasan industri Purwakarta. Banyak perusahaan Korea Selatan melihat peluang besar di sektor manufaktur dan industri lainnya. Mereka juga memanfaatkan lokasi strategis yang ditawarkan.

Capaian investasi yang impresif ini menempatkan Purwakarta pada peringkat kelima kabupaten/kota paling diminati investor di Jawa Barat. Posisi ini dicapai selama periode Januari-Desember 2025. Ini merupakan peningkatan signifikan bagi daerah tersebut.

Bupati Saepul Bahri Binzein menargetkan Purwakarta dapat naik ke peringkat keempat pada tahun ini. Target ini didasarkan pada keberadaan sejumlah kawasan industri strategis. Kawasan tersebut meliputi Jatiluhur Industrial Smart City dan Purwakarta Integrated Industrial Park (PIIP).

Selain itu, kawasan industri Megatama dan Cikao Park juga menjadi daya tarik tersendiri. Keberadaan infrastruktur industri yang memadai ini meningkatkan kepercayaan investor. Ini juga menunjukkan potensi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Purwakarta.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi