Ketua DPP Sambut Baik Wacana Rusdi Masse Gabung PSI
Nasrullah menilai Rusdi Masse sebagai figur dengan pengalaman kepemimpinan dan pengaruh politik yang kuat.
Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Hukum, Nasrullah, menyatakan sikap positif terhadap wacana bergabungnya tokoh politik Rusdi Masse ke PSI.
Nasrullah menilai Rusdi Masse sebagai figur dengan pengalaman kepemimpinan dan pengaruh politik yang kuat, sehingga dinilai berpotensi memberikan kontribusi bagi penguatan partai ke depan.
"Secara pribadi, saya menyambut baik apabila benar Bapak Rusdi Masse memutuskan bergabung dengan PSI. Beliau memiliki pengalaman dan pengaruh yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan partai," kata Nasrullah dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/1).
Menurut Nasrullah, kehadiran tokoh berpengalaman dinilai dapat memperkuat struktur organisasi partai sekaligus memperluas jangkauan politik PSI, baik di tingkat nasional maupun daerah.
PSI Bersifat Terbuka
Ia menilai dinamika masuknya tokoh baru ke dalam partai politik merupakan proses yang wajar dalam sistem demokrasi. Nasrullah juga menyebut PSI terus membuka ruang bagi figur-figur yang ingin berkontribusi dalam penguatan organisasi dan kerja politik partai.
Optimisme
Nasrullah menyatakan optimistis, dengan keterlibatan kader dan tokoh yang memiliki latar belakang serta pengalaman beragam, partai dapat semakin solid dan berperan lebih besar dalam dinamika politik nasional.
Isu bergabungnya Rusdi Masse (RMS) dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mencuat seiring dinamika politik pascapemilu dan proses konsolidasi partai-partai politik menuju konfigurasi kekuatan baru nasional.
Rusdi Masse dikenal sebagai tokoh politik berpengalaman, pernah menjabat kepala daerah dan memiliki basis dukungan kuat di Sulawesi Selatan. Selama ini, RMS juga dikenal memiliki jejaring politik lintas partai dan kedekatan dengan sejumlah elite nasional, sehingga setiap langkah politiknya kerap menjadi perhatian publik.
Di sisi lain, PSI tengah berada dalam fase penguatan struktur dan perluasan basis politik. Partai ini aktif membuka ruang bagi tokoh-tokoh eksternal yang dinilai memiliki pengalaman, kapasitas kepemimpinan, dan basis massa, sebagai bagian dari strategi regenerasi dan ekspansi politik.
Munculnya isu RMS bergabung dengan PSI dipandang sebagai bagian dari dinamika tersebut. Kehadiran tokoh daerah berpengaruh seperti RMS dinilai berpotensi memperkuat penetrasi PSI di luar basis pemilih tradisionalnya, khususnya di kawasan Indonesia timur.