Kensuke Takahashi Akui Tanggung Jawab Kekalahan Jepang dari Indonesia di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
Pelatih timnas futsal Jepang, Kensuke Takahashi, mengungkapkan rasa tanggung jawabnya setelah timnya takluk 3-5 dari Indonesia di semifinal Piala Asia Futsal 2026, sekaligus mengapresiasi perkembangan pesat futsal Indonesia di bawah asuhan Hector Souto.
Jakarta, 6 Februari 2026 – Pelatih timnas futsal Jepang, Kensuke Takahashi, memberikan komentarnya usai timnya menelan kekalahan 3-5 dari tuan rumah Indonesia dalam laga semifinal Piala Asia Futsal 2026. Pertandingan sengit tersebut berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada Kamis malam. Kekalahan ini menghentikan langkah Jepang menuju final, sementara Indonesia mencetak sejarah baru dengan melaju ke babak puncak turnamen bergengsi ini.
Dalam sesi jumpa pers pasca pertandingan, Kensuke Takahashi menyatakan rasa tanggung jawabnya atas hasil tersebut. "Sebagai pelatih kepala timnas Jepang, tugas saya adalah mengalahkan Indonesia hari ini, tetapi akhirnya saya tidak bisa. Jadi saya merasa bertanggung jawab atas kekalahan Jepang hari ini," ujar Kensuke kepada awak media di Indonesia Arena. Pernyataan ini menunjukkan sportivitas dan profesionalisme tinggi dari pelatih yang pernah menukangi tim Garuda tersebut.
Kensuke Takahashi bukanlah sosok asing bagi kancah futsal Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai pelatih timnas futsal Indonesia selama kurang lebih tiga tahun, dari 2018 hingga 2021. Selama masa kepelatihannya, Kensuke berhasil membawa Indonesia meraih prestasi, termasuk tempat ketiga di Piala AFF Futsal 2018 dan 2019, serta mengantarkan tim nasional U-20 menembus semifinal Piala Asia Futsal U-20 2019. Pengalamannya di Indonesia membuat kekalahan ini terasa lebih personal baginya.
Tanggung Jawab dan Apresiasi Mantan Pelatih Garuda
Kensuke Takahashi secara terbuka mengakui bahwa kekalahan Jepang dari Indonesia adalah tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala. Ia menekankan bahwa target utamanya adalah memenangkan pertandingan, namun hal tersebut tidak tercapai. Sikap ini mencerminkan dedikasi dan komitmen Kensuke terhadap tim yang diasuhnya.
Selain itu, Kensuke juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para penggemar dan media di Indonesia. "Saya sangat mengapresiasi semua fans dan media karena selalu mendukung saya dalam tugas saya di Indonesia," ucapnya. Dukungan yang ia rasakan selama melatih di Indonesia meninggalkan kesan positif yang kuat baginya.
Apresiasi ini menunjukkan hubungan baik yang terjalin antara Kensuke dengan komunitas futsal Indonesia, meskipun kini ia berada di kubu lawan. Pengalaman masa lalunya di Indonesia membentuk ikatan emosional yang kuat.
Reuni dengan Anak Didik dan Perkembangan Futsal Indonesia
Ketika ditanya mengenai perasaannya dikalahkan oleh tim yang mayoritas diisi oleh mantan anak didiknya, Kensuke Takahashi memberikan pujian. "Saya tahu beberapa pemain yang bermain bersama saya dulu, saat itu mereka masih sangat muda, tetapi hari ini, pemain-pemain tersebut terlihat sangat profesional dan sangat kuat," jelasnya. Ini menunjukkan bahwa fondasi yang ia bangun di masa lalu telah berkembang pesat.
Kensuke juga menyoroti peran penting berbagai pihak dalam kemajuan futsal Indonesia. "Banyak orang mengatakan berkali-kali bahwa pekerjaan saya di Indonesia sangat efektif bagi kualitas tim nasional Indonesia. Namun tentu saja, saya tidak bekerja sendirian di Indonesia tanpa dukungan dari PSSI, setiap klub, dan tentu saja pelatih kepala saat ini, Hector. Pekerjaannya sangat luar biasa. Itulah alasan mengapa Indonesia menjadi tim yang sangat kuat," tambahnya. Pernyataan ini menggarisbawahi upaya kolektif yang telah membawa futsal Indonesia ke level saat ini.
Setelah kepergian Kensuke, kursi pelatih timnas futsal Indonesia sempat diisi oleh Mohammad Hashemzadeh dari Iran (2022-2023) dan Marcos Sorato dari Brasil (2023-2024), sebelum akhirnya dipercayakan kepada pelatih asal Spanyol, Hector Souto, pada 2024. Kontribusi para pelatih ini, termasuk Kensuke, menjadi bagian dari perjalanan panjang timnas futsal Indonesia.
Sejarah Baru dan Tantangan di Final Piala Asia Futsal 2026
Lolosnya Indonesia ke final Piala Asia Futsal 2026 merupakan sejarah baru bagi futsal tanah air. Sebelumnya, timnas futsal Indonesia juga telah mencetak sejarah dengan lolos ke semifinal untuk pertama kalinya pada Selasa. Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari perkembangan pesat futsal Indonesia.
Di babak final, Indonesia yang mengincar gelar pertamanya akan menghadapi tantangan berat dari juara bertahan Iran. Tim Iran dikenal sebagai raksasa futsal Asia dengan koleksi 13 gelar di turnamen ini. Pertandingan final Piala Asia Futsal 2026 dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena pada Sabtu, 7 Februari 2026, pukul 19.00 WIB. Ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi tim Garuda untuk membuktikan kualitas mereka di kancah Asia.
Sumber: AntaraNews