Karya Warga Binaan Laris Manis di Bazar Ramadan Ditjenpas
Selain menghadirkan berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi bagi produk hasil pembinaan warga binaan.
Beragam produk hasil karya warga binaan pemasyarakatan menarik perhatian pengunjung dalam kegiatan Bazar Pasar Murah Ramadan yang digelar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Kamis (12/3), di halaman kantor Ditjenpas. Mulai dari kerajinan tangan hingga produk olahan makanan tampak laris diborong pembeli.
Bazar ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 sekaligus upaya menyemarakkan bulan Ramadan 1447 Hijriah. Selain menghadirkan berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi bagi produk hasil pembinaan warga binaan.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, mengatakan bazar tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat sekaligus membuka peluang nilai ekonomi dari produk yang dihasilkan.
"Bazar ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan hasil karya Warga Binaan yang tak kalah saing. Kita ingin menunjukkan melalui pembinaan di Pemasyarakatan, mereka mampu menghasilkan produk berkualitas dan bernilai jual," ujar Mashudi.
Ia berharap kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi banyak pihak, terlebih karena digelar di bulan Ramadan.
"Selain membantu memenuhi kebutuhan dengan harga yang terjangkau, kegiatan ini juga diharapkan menggerakkan roda perekonomian," tambahnya.
Suasana Semarak Ramadan di Lapas
Ketua Panitia Penyelenggara, Adhayani Lubis, mengatakan bazar ini juga bertujuan menghadirkan suasana Ramadan yang lebih semarak di lingkungan Ditjenpas.
"Kami ingin menghadirkan suasana Ramadan yang lebih semarak di lingkungan Ditjenpas, sekaligus memperkenalkan berbagai produk hasil karya Warga Binaan," ujarnya.
Hasil UMKM
Tak hanya produk hasil pembinaan warga binaan, bazar tersebut juga menghadirkan beragam produk lain seperti hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), produk pangan dari Bulog, aneka daging segar, serta berbagai kerajinan dari Dharma Wanita Persatuan.
Melalui kegiatan ini, Ditjenpas berharap bazar tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga lebih terjangkau selama Ramadan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kualitas karya warga binaan kepada masyarakat luas.