Kakorlantas Polri Dukung ASN Mudik Duluan dan Kebijakan WFA, Apa Alasannya?
Menurut Kakorlantas Polri, ada beberapa manfaat jika ASN mudik lebih dulu
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho mengatakan aturan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencakup Work From Office (WFO), Work From Home (WFH), dan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan itu memberikan peluang bagi ASN untuk mengatur jadwal kerja mereka lebih fleksibel menjelang lebaran.
"Jika para ASN yang berencana mudik bisa melakukannya lebih awal, hal ini dapat membantu mengurai kepadatan arus mudik yang biasanya mencapai puncaknya beberapa hari sebelum lebaran," kata Agus di Gedung NTMC Jakarta, Kamis (6/3).
Agus mengatakan, kebijakan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengurangi kepadatan atau perlambatan arus lalu lintas dan meningkatkan kelancaran perjalanan bagi masyarakat luas.
"Dengan aturan fleksibilitas kerja dari Menpan RB, para ASN yang bisa mudik lebih awal akan membantu tercapainya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas)," ujarnya.
"Jika aturan ini diterapkan dengan baik, dampaknya sangat positif bagi kelancaran mudik lebaran secara keseluruhan," sambungnya menanggapi aturan fleksibilitas kerja dari Menpan RB bagi ASN menjelang lebaran 2025.
Manfaat ASN Mudik Duluan
Menurut Agus, ada beberapa manfaat jika ASN mudik lebih dulu, antara lain mengurangi puncak arus mudik. Sebab, biasanya lonjakan pemudik terjadi dalam beberapa hari sebelum lebaran.
"Jika ASN mudik lebih awal, kepadatan di jalan bisa lebih tersebar. Kedua, mengurangi risiko kecelakaan. Dengan arus lalu lintas yang lebih terdistribusi, potensi kecelakaan akibat kepadatan bisa ditekan," paparnya.
"Ketiga, mempermudah pengelolaan lalu lintas. Polisi lalu lintas bisa lebih mudah mengatur arus kendaraan jika tidak ada lonjakan mendadak," tambahnya.
Selain itu, juga memudahkan masyarakat umum dengan sebagian ASN sudah mudik. "Masyarakat lain yang bepergian di puncak arus mudik akan mendapat ruang gerak lebih baik di jalan raya maupun transportasi umum," pungkasnya.