Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way lokal. Kebijakan ini diberlakukan untuk arus balik Lebaran, membentang dari KM 390 Tol Batang-Kendal hingga KM 70 Tol Cikampek Utama. Tujuan utama dari penerapan rekayasa lalu lintas ini adalah untuk mengelola dan meminimalisir potensi kepadatan kendaraan yang diperkirakan akan terjadi.
Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan terkait. Penerapan one way lokal ini merupakan bagian dari tahap ketiga Presisi, sebagai langkah awal sebelum mempertimbangkan penerapan one way nasional.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan kelancaran arus kendaraan pemudik yang kembali ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dengan adanya pengaturan ini, diharapkan perjalanan arus balik dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Advertisement
Advertisement
Strategi One Way Lokal dan Koordinasi Antar Pemangku Kepentingan
Penerapan one way lokal tahap tiga Presisi ini menjadi fokus utama Korlantas Polri dalam menghadapi puncak arus balik. Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menekankan pentingnya koordinasi yang solid dengan seluruh stakeholder terkait, termasuk pengelola jalan tol dan instansi keamanan lainnya. Koordinasi ini vital untuk memastikan implementasi rekayasa lalu lintas berjalan efektif dan adaptif terhadap dinamika di lapangan.
Sistem one way lokal ini dirancang untuk mengurai penumpukan kendaraan di titik-titik krusial pada ruas tol yang menjadi jalur utama arus balik. Dengan memprioritaskan satu arah perjalanan, diharapkan laju kendaraan dapat dipertahankan dan kemacetan parah dapat dihindari. Keputusan untuk memberlakukan one way lokal ini juga didasarkan pada analisis data dan prediksi volume kendaraan yang akan melintas.
Pihak Korlantas Polri akan terus memantau secara cermat situasi lalu lintas di lapangan. Pemantauan ini dilakukan secara real-time melalui Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek Korlantas Polri, Jawa Barat, untuk mendapatkan gambaran kondisi terkini. Data dan informasi yang terkumpul dari pemantauan ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan lebih lanjut mengenai skala rekayasa lalu lintas yang diperlukan.
Advertisement
Advertisement
Kesiapan Menuju One Way Nasional dan Kondisi Arus Lalu Lintas Terkini
Apabila setelah pemberlakuan one way lokal tahap tiga terjadi peningkatan signifikan pada arus lalu lintas, Korlantas Polri tidak menutup kemungkinan untuk menerapkan one way nasional arus balik. Kakorlantas Agus Suryonugroho menyatakan bahwa keputusan untuk meningkatkan skala rekayasa lalu lintas akan diambil setelah mendapatkan petunjuk dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Hal ini menunjukkan kesiapan Korlantas dalam menyesuaikan strategi sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Saat ini, Korlantas Polri telah memberlakukan one way tahap kedua Presisi yang membentang dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70. Rekayasa lalu lintas ini terbukti masih mampu mengelola arus kendaraan dengan baik. Kakorlantas Agus Suryonugroho mengamati bahwa bangkitan arus kendaraan belum terlalu nampak secara signifikan, sehingga flow lalu lintas di ruas A dan ruas B menuju Jakarta masih terpantau lancar.
Kondisi di tol ABC di Jawa Tengah juga dilaporkan belum mengalami penumpukan kendaraan yang berarti. Ini mengindikasikan bahwa manajemen lalu lintas yang diterapkan sejauh ini cukup efektif dalam menjaga kelancaran arus balik. Meskipun demikian, Korlantas Polri tetap siaga penuh untuk mengantisipasi setiap perubahan kondisi lalu lintas yang mungkin terjadi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews