Pemerintah Terapkan Work From Anywhere untuk Kurangi Kepadatan Lalu Lintas Selama Lebaran
Pengaturan sistem shift atau jam kerja fleksibel juga dapat membantu karyawan menghindari puncak arus mudik.
Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) telah mengeluarkan surat edaran yang mengatur fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kebijakan ini memberikan opsi *Work From Anywhere* (WFA) sebelum dan sesudah Lebaran, dengan tujuan mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, berharap perusahaan swasta dapat mengikuti kebijakan serupa untuk mendukung kelancaran mudik dan keselamatan lalu lintas.
“Jika banyak perusahaan menerapkannya, dampaknya akan signifikan dalam mengurangi kepadatan arus mudik,” kata Agus dalam keterangannya, Minggu (9/3).
Agus menyarankan beberapa langkah yang bisa diterapkan oleh perusahaan swasta, seperti memberikan opsi pekerjaan jarak jauh beberapa hari sebelum cuti bersama. Hal ini memungkinkan karyawan mudik lebih awal tanpa harus mengambil cuti tambahan. Selain itu, pengaturan sistem shift atau jam kerja fleksibel juga dapat membantu karyawan menghindari puncak arus mudik, misalnya dengan bekerja setengah hari atau memulai lebih awal dari jadwal normal.
"Jika memungkinkan, perusahaan bisa memberikan opsi cuti lebih awal bagi karyawan yang mudik ke daerah lebih jauh. Dengan sistem cuti bergilir, kepadatan di jalur mudik bisa lebih terkendali," imbuhnya.
Agus juga menyarankan agar perusahaan menyediakan fasilitas mudik bersama atau bantuan transportasi bagi karyawan. Hal ini dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan dan membantu mengurangi kemacetan.
Selain itu, Agus menilai percepatan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja swasta dapat menjadi langkah strategis untuk mendukung kelancaran mudik. Dengan THR yang diberikan lebih awal, karyawan dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih baik, membeli tiket lebih awal, dan menghindari kepadatan pada puncak arus mudik.
"Manfaat percepatan pemberian THR juga bisa membantu karyawan merencanakan mudik lebih awal. Dengan THR lebih cepat, karyawan dapat mengatur jadwal keberangkatan sebelum puncak arus mudik, serta dapat mengurangi kepadatan transportasi umum," kata dia.