Kabut dan Katering Telat Datang, Penerbangan Perdana Jemaah Haji Embarkasi Palembang Terlambat
Kloter 1 berjumlah 443 jemaah yang mestinya terbang menggunakan Saudi Arabia Airline di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Rabu (22/4).
Keberangkatan Kelompok Terbang (Kloter) 1 jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Palembang menuju Tanah Suci mengalami keterlambatan pada jadwal awal. Penundaan ini dipicu oleh kondisi cuaca berkabut yang mengganggu operasional penerbangan serta keterlambatan distribusi katering bagi jemaah.
Kloter 1 berjumlah 443 jemaah yang mestinya terbang menggunakan Saudi Arabia Airline di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Rabu (22/4) pukul 07.10 WIB. Seluruh JCH baru naik ke pesawat 30 menit kemudian.
Pintu pesawat ditutup sekitar pukul 07.50 WIB sebelum akhirnya pesawat lepas landas pukul 08.15 WIB.
Sebelumnya, JCH tertahan di dalam bus dan gardabarata bandara. Mereka baru masuk ke pesawat setelah proses boarding dibuka.
Keterlambatan Penerbangan
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab mengungkapkan, keterlambatan penerbangan disebabkan menurunnya jarak pandang akibat kabut menyelimuti perlintasan pesawat. Kondisi ini biasa terjadi di pagi hari, terlebih setelah hujan.
"Visibility tadi sempat 500 meter, biasa karena pagi habis hujan ada kabut," ungkap GM PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab.
Penerbangan Tertunda
Selain faktor cuaca, penerbangan tertunda disebabkan katering terlambat tiba. Alhasil, penumpang belum dapat melakukan proses boarding sebelum seluruh kebutuhan tersebut dipenuhi dan jadwal penerbangan harus menunggu semua persiapan beres.
"Saat ini masih menunggu catering yang belum sampai sehingga penumpang belum bisa diboardingkan," kata Syaugi.
Syaugi menambahkan, persiapan penyelenggaraan haji tahun ini telah dilakukan sejak jauh hari melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk tim kesehatan dan imigrasi serta pihak lainnya. Meski sempat tertunda, dia menilai penerbangan perdana ini terbilang sukses.
"Secara umum semua proses berjalan lancar," kata dia.
Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Haji Sumsel Muhibbullah mengatakan, keterlambatan penerbangan tidak mempengaruhi jumlah maupun jadwal keseluruhan pemberangkatan haji Embarkasi Palembang.
Dia menegaskan, proses keberangkatan tetap berjalan sesuai jadwal.
"Semua jadwal keberangkatan sesuai dengan rencana," kata dia.