Kloter I Jemaah Haji Embarkasi Solo Diterbangkan ke Tanah Suci
Jemaah asal Embarkasi Solo terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia Type Airbus A330-900 dengan Nomor Penerbangan GIA 6101.
Sebanyak 360 calon jemaah haji (calhaj) kloter pertama yang berasal dari Kabupaten Tegal telah diterbangkan melalui Bandar Udara Adi Soemarmo Solo, Rabu 22 April 2026 dini hari pukul 02.28 WIB.
Jemaah asal Embarkasi Solo terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia Type Airbus A330-900 dengan Nomor Penerbangan GIA 6101.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara (Bandara) Adi Soemarmo Hery Purwanto mengatakan, Bandara Adi Soemarmo siap melaksanakan operasional penerbangan haji 2026 baik untuk penerbangan embarkasi/ keberangkatan maupun penerbangan debarkasi / kepulangan.
Phase I embarkasi haji akan berlangsung dari 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan memberangkatkan 81 kloter dengan total calhaj berjumlah 29.121 orang. Dan Phase II debarkasi / kedatangan jamaah haji akan berlangsung dari tanggal 22 Juni hingga 29 Juni 2026.
“Untuk mendukung operasional penerbangan haji, jam operasional Adi Soemarmo akan buka selama 24 jam. Kebijakan ini melalui penerbitan notam for Hajj Flight. Kami juga telah memastikan kesiapan fasilitas baik di airside maupun landside untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan Haji,” ujar Hery Purwanto.
Sedangkan untuk operasional armada pesawat, dikatakannya, dilakukan oleh maskapai Garuda Indonesia dengan di dukung 5 pesawat cadangan (standby). Kelima pesawat tersebut Lion Air, San Marino dan Air Asia.
"Untuk Pelayanan Fast Track Makkah Route oleh keimigrasian Arab Saudi yang berada di Terminal keberangkatan Internasional telah dipastikan kesiapan operasionalnya baik dari fasilitas maupun infrastrukturnya," katanya.
Dukungan Fasilitas
Adapun dukungan fasilitas keamanan penerbangan di Asraman Haji Donohudan, Hery Purwanto menyampaikan, pihaknya menyiapkan 2 buah X-ray kabin, 2 buah X-ray Bagasi, 3 walk Trough metal detector (WTMD) dan 3 hand-Held Metal Detector (HHMD).
"Untuk menampung pesawat haji, telah disiapkan 5 parking stand. Yaitu di parking stand 6, 8, 10, 11A dan 13A," jelasnya.
“Kelancaran pelayanan operasional haji di Adi Soemarmo tak luput dari adanya koordinasi dengan instansi dan stakeholder. Di antaranya Kementerian Agama, Otoritas Bandara Wilayah III, TNI, Imigrasi, Bea Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Gapura Angkasa, Garuda Indonesia dan beberapa Instansi lainnya,” tambah Hery Purwanto.
Hery Purwanto menambahkan, 81 Kloter yang akan berangkat melalui Bandar Udara Adi Soemarmo berasal dari daerah Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Grobogan, Demak, Jepara, Kudus, Blora, Rembang, Pati, Kota Surakarta, Kabupaten Wonogiri, Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sragen, Sukoharjo, Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, dan Kabupaten Magelang.