Anggun Debut Akting di Usia 51 Lewat 'Para Perasuk', Tegaskan Tak Ada Kata Terlambat untuk Belajar
Anggun C. Sasmi memulai kariernya di dunia film Indonesia dengan film "Para Perasuk" pada usia 51 tahun.
Penyanyi Anggun C Sasmi memulai karier aktingnya di film Indonesia melalui Para Perasuk, yang disutradarai oleh Wregas Bhanuteja. Di usia 51 tahun, Anggun menegaskan bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar dan berkarya.
Selain itu, dia juga telah menyelesaikan syuting untuk serial Reacher season 4 yang dibintangi bersama Agnez Mo dan akan segera ditayangkan di Amazon Prime. Melalui langkah barunya di dunia akting, Anggun ingin menyampaikan pesan kepada perempuan Indonesia bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar.
"Aku sangat menjunjung tinggi pengalaman. Dalam hidup, usia enggak boleh jadi alasan karena kalau kita setiap kali bilang: Ah, enggak mau, kan gue sudah tua," ungkap Anggun kepada Showbiz Liputan6.com di Jakarta Pusat, baru-baru ini. Sikap malas belajar dianggapnya sudah ketinggalan zaman.
Anggun menambahkan, "Ini kayaknya mentalitas zaman dulu banget. Dengan usia yang semakin banyak, kita makin punya wisdom, malah akan makin tahu kita bisa apa dan yang enggak bisa apa. Yang kita enggak bisa itu apakah bisa dipelajari?" Dalam film Para Perasuk, Anggun beradu peran dengan aktor-aktor muda seperti Maudy Ayunda, Angga Yunanda, Bryan Domani, dan Chicco Kurniawan, yang merupakan peraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik.
Kesimpulannya, memulai belajar di usia lima puluh lebih sangatlah menyenangkan. Anggun juga dengan terbuka menyatakan di media sosial bahwa rekan-rekannya sangat luar biasa, manusiawi, sopan, dan baik hati.
Belajar tidak boleh terhenti
Film Para Perasuk yang akan dirilis di bioskop pada 23 April 2026 menampilkan Anggun sebagai karakter guru bernama Asri. Dalam film ini, Asri bertanggung jawab untuk memimpin upacara sambetan di Desa Latas, di mana ia harus membaca mantra yang berfungsi untuk membuka alam halusinasi bagi warga yang mengalami kerasukan roh hewan.
Bagi Anggun, debutnya dalam film Para Perasuk merupakan pengalaman belajar yang sangat berharga. Ia menekankan pentingnya proses belajar dengan mengatakan, "Mungkin, yang ingin aku garis bawahi di sini adalah belajar. Kita sebenarnya enggak boleh berhenti belajar." Pernyataan tersebut mencerminkan komitmennya untuk terus berkembang dalam dunia seni peran.
Teruslah bergerak, jangan menyerah
"Usia bukanlah alasan untuk berhenti belajar. Diperlukan kemampuan untuk terus mempelajari hal-hal baru. Ini yang selalu aku ingin sampaikan kepada banyak orang, agar tidak menyerah dan tidak membiarkan kreativitas mati," ungkapnya. Para Perasuk akan tampil di Festival Film Sundance 2026 dengan judul internasional: Levitating. Anggun menilai bahwa sudah saatnya karya-karya dari Indonesia mendapatkan perhatian dan apresiasi dari masyarakat dunia, mengingat kualitas yang ditawarkan sangat tinggi.
Terdapat dua individu yang berasal dari Indonesia
Lewat film Para Perasuk dan serial Reacher season 4, Anggun ingin menunjukkan bahwa seniman asal Indonesia pantas mendapatkan perhatian di kancah seni internasional. Ia percaya bahwa kualitas karya seniman Indonesia dapat bersaing dengan para pelaku seni dari negara lain.
"Ada dua orang Indonesia di situ (Reacher season 4), aku dan Agnez. Ini sudah saatnya kita dilirik dan enggak cuma dilirik, kita diajak main, dikasih tempat, dikasih kursi. Buat aku, kita sekarang sudah enggak boleh malu-malu lagi," ujar Anggun dengan semangat.