Jumlah Haji Aceh Meninggal di Tanah Suci Bertambah Jadi 15 Orang
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh melaporkan jumlah jamaah Haji Aceh meninggal dunia di Tanah Suci kini mencapai 15 orang. Simak detail lengkapnya di sini.
Banda Aceh – Jumlah jamaah haji asal Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci terus bertambah. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh mengumumkan bahwa dua jamaah haji Aceh kembali wafat di Arab Saudi. Dengan penambahan ini, total jamaah haji Aceh yang meninggal dunia di Makkah maupun Madinah telah mencapai 15 orang.
Ketua PPIH Debarkasi Aceh, Arijal, menyampaikan kabar duka ini di Banda Aceh pada Sabtu. Ia menjelaskan bahwa kedua jamaah tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi. Peningkatan jumlah ini menjadi perhatian serius bagi pihak penyelenggara ibadah haji.
Kabar duka ini menambah daftar panjang jamaah haji Aceh yang berpulang saat menunaikan rukun Islam kelima. PPIH terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah yang masih berada di Tanah Suci, termasuk mereka yang sedang dalam perawatan medis.
Dua Jamaah Haji Aceh Terbaru Meninggal Dunia
Dua jamaah haji Aceh yang meninggal dunia pada hari ini adalah M Natsir Muhammad Isa (60) dan Cut Salimah (81). M Natsir Muhammad Isa, yang berasal dari Kloter 14 asal Pidie Jaya, wafat di RS Al Hada Armed Forces Hospital Makkah.
Sementara itu, Cut Salimah dari Kloter 10 asal Kabupaten Pidie, menghembuskan napas terakhirnya di GNP Hospital Jeddah. Keduanya memang telah menjalani proses perawatan medis di Arab Saudi sebelum dikabarkan meninggal dunia.
PPIH Debarkasi Aceh menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga amal ibadah mereka diterima di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Daftar Jamaah Haji Aceh yang Wafat Sebelumnya
Sebelumnya, sudah ada 13 jamaah haji asal Aceh yang meninggal dunia di Arab Saudi. Beberapa di antaranya adalah Mustafa Ismail (69) dari Kloter 4 asal Kota Banda Aceh, yang wafat di RS King Abdul Aziz Makkah karena gangguan pernapasan.
Kemudian, Busra Bustamam Jamil dari Kloter 9 asal Kabupaten Aceh Selatan juga meninggal di Makkah. Dedeng Trisulo dari Kloter 11 asal Kota Lhokseumawe wafat di Madinah pada Rabu (18/6). Razali Mahmud Ben dari Kloter 4 asal Kota Langsa, meninggal di Al Haram Hospital Madinah pada Senin (15/6) karena komplikasi penyakit.
Para jamaah haji Aceh yang meninggal di Makkah telah dimakamkan di dua lokasi berbeda, yaitu pemakaman Syariah dan Saraya Suhada Al Haram. Sedangkan yang wafat di Madinah dikebumikan di pemakaman Baqi.
Kondisi Terkini dan Proses Pemulangan Jamaah
Hingga saat ini, terdapat tujuh jamaah haji Aceh yang masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi, baik di wilayah Makkah maupun Madinah. PPIH terus memantau kondisi mereka dan memastikan mendapatkan penanganan medis yang optimal.
Dalam kesempatan ini, Arijal menyampaikan dukacita mendalam dan mendoakan agar seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan keikhlasan. Kepergian para jamaah saat menunaikan ibadah haji diharapkan menjadi jalan menuju rahmat dan ampunan-Nya.
Proses pemulangan jamaah haji Aceh ke Tanah Air telah dimulai sejak 15 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 30 Juni 2026. Sejauh ini, lima kloter dengan total 1.959 jamaah haji telah tiba kembali di Aceh, dan kelompok terbang lainnya akan menyusul secara bertahap.
Sumber: AntaraNews