Jabat Stafsus Presiden, Harta Yovie Widianto Sentuh Rp43 M
Dalam halaman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Yovie melaporkan harta kekayaanya pada 17 Januari.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengumumkan harta kekayaan Yovie Widianto usai diangkat menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif. Harta kekayaan Yovie tembus mencapai Rp43.276.514.249
Dalam halaman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Yovie melaporkan harta kekayaanya pada 17 Januari.
Dia tercatat memiliki lima aset tanah dan bangunan di wilayah Bekasi, Bogor, dan Jakarta Timur. Total aset tanah dan bangunan yang dimiliki berkisar Rp28.500.000.000
Yovie juga memiliki lima aset unit kendaraan mobil mencapai Rp2.070.000.000. Salah satu kendaraan mewah yang dimilikinya yakni Mobil Mercedes-Benz S400 tahun 2014 seharga Rp670 juta.
Dia juga tercatat memiliki utang sebesar Rp1.916.555.919
Dilantik Oktober 2024
Komposer dan kibordis Kahitna, Yovie Widianto, baru saja dilantik oleh Prabowo Subianto sebagai Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif, sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 75/M tahun 2024. Pelantikan Yovie Widianto berlangsung bersamaan dengan pelantikan Penasihat Khusus dan Utusan Khusus Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada hari Selasa, 22 Oktober 2024.
Sebagai penulis lagu hits seperti Mantan Terindah dan Tak Kan Terganti, Yovie menyampaikan komitmennya untuk mendukung Presiden dalam mempercepat pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.
"Semoga saya bisa membantu akselerasi (percepatan) dalam pemberdayaan ekonomi kreatif," ungkap Yovie Widianto.
Dengan pelantikan ini, Yovie diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong sektor ekonomi kreatif, yang merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Melalui pengalaman dan keahliannya, ia berkomitmen untuk mewujudkan visi pemerintah dalam meningkatkan daya saing dan inovasi di bidang kreatif.
Yovie Widianto menyatakan tugas yang diberikan oleh Presiden Prabowo sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bidang yang telah digelutinya selama hampir lima puluh tahun di dunia seni.
"Pengalaman kegagalan dan kesuksesan saya di dunia kreatif semoga bisa memberi masukan-masukan yang sekiranya mempercepat akselerasi pemberdayaan ekonomi kreatif ke depan," kata Yovie.
Dengan latar belakang yang kuat di industri kreatif, Yovie merasa optimis kontribusinya dapat membantu memajukan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.