Informasi Pelayanan Tidak Jelas, Pemudik di Bakauheni Menumpuk Tak Bisa Masuk Kapal Ferry
Sejumlah pemudik mengeluh karena disuruh bolak-balik antardermaga.
Sejumlah pemudik pejalan kaki mengeluhkan kurangnya koordinasi antar petugas PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Bakauheni.
Hal ini dilakukan karena para pemudik merasa kesal tak dapat masuk ke dalam kapal untuk melakukan penyebrangan ke Pulau Jawa.
Salah seorang penumpang, Sukirno asal Kabupaten Pringsewu, Lampung mengungkapkan kekesalahan karena merasa petugas kurang berkoordinasi. Pasalnya ia yang tadinya berada di dermaga 2 diminta untuk ke dermaga 1, tapi saat di dermaga 1 para pemudik diminta untuk kembali ke dermaga 2.
"Tadi kita dari sini (dermaga 2) disuruh petugasnya ke dermaga 1, tapi di dermaga 1 disuruh balik ke sini lagi," katanya saat diwawancarai, Sabtu (5/4).
Tak hanya itu pria yang akan pergi ke Tanggerang ini pun mengungkapkan antar petugas pun tak melakukan koordinasi, sehingga pihaknya merasa terabaikan.
"Harusnya lebih jelas harus bagaimana, kasian kalau ada orang tua kalau harus suruh ke sana ke sini," tegas Sukirno.
Kekesalan pun diungkapkan pemudik lain bernama Suparyati Ia merasa telah menunggu cukup lama dan merasa lelah pasalnya ia melakukan perjalanan sembari menggendong anak.
"Disuruh petugasnya yang di sana (dermaga 1) balik ke sini lagi (dermaga 2), capek ke sana ke sini," ucapnya.
Atas kejadian tersebut terjadi penumpukan pemudik pejalan kaki yang akan masuk ke kapal pada dermaga 2.
Kontributor: Yosephin Suci Wulandari