Imigrasi Jakarta Tangkap WN Pakistan NUD Terkait Sindikat Pemalsu Paspor
Imigrasi Jakarta berhasil menangkap seorang WN Pakistan berinisial NUD yang diduga terlibat dalam sindikat pemalsuan paspor dan pelanggaran izin tinggal.
Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Pusat berhasil menangkap seorang warga negara Pakistan berinisial NUD (28) pada Kamis (12/3). Penangkapan ini terkait dugaan pelanggaran izin tinggal serta keterlibatannya dalam sindikat pemalsuan paspor. Kasus ini bermula dari kecurigaan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terhadap sebuah paket mencurigakan.
Paket tersebut diketahui berisi tiga paspor palsu, masing-masing paspor Ukraina dan Pakistan. Setelah ditelusuri, penerima paket paspor palsu ini berada di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Pusat. Petugas kemudian melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap jaringan ini.
Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Pusat, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa NUD ditangkap di apartemennya setelah penyelidikan. Selain pemalsuan paspor, NUD juga melanggar izin tinggalnya di Indonesia. Ia masuk ke Indonesia dengan izin tinggal terbatas sebagai investor, namun faktanya melakukan penipuan.
Modus Operandi dan Barang Bukti yang Disita
Saat penangkapan, petugas menyita sejumlah barang bukti penting dari apartemen NUD. Barang bukti tersebut meliputi empat unit ponsel, satu unit laptop, dan sepuluh stempel asing. Selain itu, kardus dan paket berisi paspor palsu juga turut diamankan.
NUD mengaku bahwa ketiga paspor palsu tersebut dikirim dari Yunani. Untuk membuat paspor palsu tersebut tampak lebih meyakinkan, NUD juga memproduksi stempel imigrasi palsu. Stempel ini digunakan untuk seolah-olah paspor tersebut telah dicap oleh berbagai negara.
Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Jakarta Pusat, Yudhistira, menjelaskan tujuan pemalsuan stempel ini. Paspor dengan banyak stempel akan terlihat lebih kuat, seolah-olah pemegangnya telah melakukan perjalanan ke berbagai negara. Hal ini tentu dapat mempermudah aksi penipuan yang dilakukannya.
Kolaborasi Lintas Sektor Ungkap Sindikat Pemalsu Paspor
Kasus penangkapan NUD ini berhasil terungkap berkat kolaborasi yang apik antara Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta dan Direktorat Jenderal Imigrasi. Penindakan lapangan kemudian dieksekusi oleh Kantor Imigrasi Jakarta Pusat. Sinergi antar lembaga ini menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus.
Pamuji Raharja, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jakarta, mengapresiasi respons cepat Kantor Imigrasi Jakarta Pusat. Ia menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam memberantas kejahatan transnasional. Keberhasilan penanganan kasus ini merupakan hasil kolaborasi yang sangat baik.
Pamuji menambahkan bahwa kerja sama semacam ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Penangkapan WN Pakistan pemalsu paspor ini menunjukkan komitmen aparat dalam menjaga kedaulatan negara. Masyarakat diharapkan dapat terus mendukung upaya pemberantasan kejahatan imigrasi.
Sumber: AntaraNews